Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles

Kebijakan Privasi

Kami menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik di situs kami. Dengan melanjutkan menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookies kami. Baca, Privacy Policy, and Terms of Service.

Musyawarah Jadi Kunci Kesuksesan Pembangunan Sasaran Fisik TMMD Ke-129 Kodim 0802/Ponorogo

PONOROGO II bratapos.com - Pembangunan sasaran fisik TMMD ke-129 Kodim 0802/Ponorogo terus dikebut pengerjaannya. Demikian pula dengan pembangunan jembatan Dukuh Bibis Desa Bulu Lor yang merupakan sasaran yang diperkirakan paling lama dikerjakan. Namun dengan kerja cerdas dengan penuh kebersamaan, bangunan jembatan yang menghubungkan antara Dukuh Bibis dan Dukuh Gupit Desa Bulu Lor sudah mencapai progres 75%. Ternyata kunci kecepatan proses pembangunan jembatan ini adalah musyawarah antara anggota Satgas TMMD dengan warga masyarakat Desa Bulu Lor yang bekerjasama mengerjakan salah satu sasaran fisik TMMD ini. Tampak Peltu Daldiri yang bertindak sebagai petugas teknik TMMD melaksanakan musyawarah dengan Kasun Bibis yang didampingi Gunung (54) Tokoh Masyarakat setempat.(04/08/26)

Dutemui usai melaksanakan musyawarah, Gunung mengungkapkan, "memang setiap hari kami sebagai tetua di Dukuh Bibis selalu koordinasi dengan bapak-bapak TNI, dengan begitu kami dapat menentukan jumlah masyarakat yang ikut bekerja di lokasi pembangunan jembatan ini". Lebih lanjut salah satu Ketua RT di Dukuh Bibis itu menuturkan, "kami kan setiap saat bersama dengan bapak-bapak TNI anggota Satgas TMMD, mereka menginap di rumah-rumah warga kami, jadi musyawarah seringkali kami lakukan saat malam hari dirumah. Kalau dilapangan begini, biasanya kami musyawarahnya membahas tentang teknik bangunan yang sedang dikerjakan," pungkasnya.

BACA JUGA : Gus Ham Disebut Masuk Bursa Calon Wakil Gubernur Jawa Timur, Tegaskan Fokus Mengabdi untuk Masyarakat

Ternyata pelebaran masyarakat dalam kegiatan TMMD ke-129 ini tidak hanya sebatas membantu tenaga, lebih dari itu masyarakat juga dilibatkan dalam penentuan jumlah tenaga kerja dan teknik pengerjaan sasaran fisik yang sedang dikerjakan. Maka sudah tepat kiranya bila setiap pengerjaan titik bangunan terlebih dahulu diawali dengan musyawarah bersama. Maka dapat dilihat hasil dari pembangunan jembatan Dukuh Bibis dapat berjalan sesuai dengan rencana waktu yang telah ditentukan.(Jaya/pam)

Amir Nisi Amir Nisi Amir Nisi
Prev Article
Mediasi Perdana di BPN Lotim Gagal, Kuasa Hukum Ahli Waris Siap Tempuh Langkah Hukum Tegas
Next Article
Gus Ham Disebut Masuk Bursa Calon Wakil Gubernur Jawa Timur, Tegaskan Fokus Mengabdi untuk Masyarakat

Related to this topic:

Be the first to write a comment.