Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles

Kebijakan Privasi

Kami menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik di situs kami. Dengan melanjutkan menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookies kami. Baca, Privacy Policy, and Terms of Service.

Menumbuhkan Rasa Patriotisme Sejak Dini di SDN Bening II Melalui Penerbitan Buku Kebhinekaan Budaya Indonesia

Surabaya || Bratapos.com - Mahasiswa Universitas 17 Agustus 1945 (UNTAG) Surabaya melaksanakan pengabdian di Desa Bening, Kabupaten Mojokerto, dengan fokus pada pengajaran kebhinekaan budaya Indonesia. Program ini bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai toleransi dan kebhinekaan kepada siswa-siswa Sekolah Dasar Negeri (SDN) Desa Bening melalui berbagai kegiatan edukatif dan interaktif.

Dalam Kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang berlangsung selama 12 hari, Esther Tioma Nauly Pardede memanfaatkan waktu selama 3 hari pada tanggal 16 juli 2024 di kelas 6, tanggal 17 juli 2024 di kelas 2-3, dan 19 Juli 2024 berkolaborasi dengan mahasiswa UNAIR untuk menerapkan serangkaian kegiatan Program Kerja di SDN Bening. Esther Tioma Nauly Pardede melakukan penerapan program yang meliputi pengajaran tentang keberagaman budaya di Indonesia dengan memberikan kegiatan interaktif yang meningkatkan efektivitas pembelajaran disertai pengajaran edukatif mengenai sejarah, suku, adat istiadat, bahasa dan sastra, agama, seni yang ada di Indonesia.

BACA JUGA : MATAMUDA MAN 1 Banyuwangi Gandeng BNNK dan YAN LPSS, Bentengi Murid Baru dari Bahaya Narkoba dan Jerat Hukum

Salah satu hasil luaran program ini adalah penerbitan buku yang berjudul “kebhinekaan Budaya Indonesia” yang mempromosikan pemahaman dan penghargaan terhadap perbedaan sehingga dapat mengurangi ketimpangan sosial. Buku ini sedikit menggambarkan kekayaan budaya Indonesia yang merupakan karya Esther Tioma Nauly Pardede mahasiswa KKN R7 subkelompok 7, dan didampingi oleh Istantyo Yuwono S.T.,M.M selaku dosen pembimbing lapangan.

Esther Tioma Nauly Pardede menyampaikan harapannya agar program ini dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat Desa Bening “Saya berharap buku ini dapat menumbuhkan rasa cinta dan kebanggaan terhadap kebhinekaan budaya Indonesia sedini mungkin, dengan bantuan pemahaman berulang dari para orang tua siswa, guru dan perangkat desa untuk mengajarkan nilai-nilai kebhinekaan.”

Pengabdian Esther Tioma Nauly Pardede di Desa Bening merupakan contoh nyata dari upaya pendidikan yang berkelanjutan untuk menanamkan nilai-nilai kebhinekaan di kalangan generasi muda. Melalui penerbitan buku, program ini berhasil memberikan kontribusi dalam mengenalkan kebhinekaan dan budaya sedini mungkin dengan harapan pelestarian terhadap budaya Indonesia yang beragam.

Penulis: Esther Tioma Nauly Pardede

Amir Nisi Amir Nisi Amir Nisi
Prev Article
Innalillahi! Ex Bupati Demak HM Natsir Meninggal Dunia
Next Article
Ops Patuh Candi, Satlantas Polresta Pati Anjangsana Datangi Keluarga Korban Laka.

Related to this topic:

Be the first to write a comment.