Situbondo, bratapo.com – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) MADAS Sedarah Kabupaten Situbondo turut berpartisipasi aktif dalam menyukseskan pelaksanaan Haul Masyayikh Nusantara 2026 yang digelar di Alun-Alun Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, pada Minggu, 19 Juli 2026. Kegiatan keagamaan berskala nasional tersebut diperkirakan dihadiri sekitar 111 ribu jamaah dari berbagai provinsi di Indonesia, mulai dari Jawa Timur, Daerah Istimewa Yogyakarta, DKI Jakarta, Bali, Kalimantan, hingga berbagai daerah lainnya.
Sejak Sabtu malam, 18 Juli 2026, Kota Situbondo telah dipadati oleh rombongan jamaah yang berdatangan dari berbagai penjuru Nusantara. Antusiasme masyarakat yang begitu besar menunjukkan bahwa Haul Masyayikh Nusantara telah menjadi salah satu agenda keagamaan nasional yang bukan hanya menjadi sarana memperkuat nilai-nilai spiritual, tetapi juga menjadi momentum mempererat ukhuwah Islamiyah, memperkokoh persatuan umat, dan menjaga semangat kebangsaan.
BACA JUGA :
DPRD Kabupaten Purwakarta Gelar Sidang Paripurna- Memperingati Hari Jadi-Bahas Jati Diri Daerah
Melihat besarnya jumlah jamaah yang hadir, DPC MADAS Sedarah Situbondo mengambil peran aktif dengan berkolaborasi bersama panitia pelaksana serta unsur pengamanan lainnya untuk membantu menjaga ketertiban, mengatur arus jamaah, dan memberikan pelayanan kepada masyarakat selama kegiatan berlangsung.
Tidak hanya itu, sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan jamaah, MADAS Sedarah Situbondo juga menyiapkan konsumsi bagi petugas dan relawan yang bertugas di lapangan serta menyiagakan satu unit ambulans lengkap dengan tim medis untuk mengantisipasi apabila terdapat jamaah yang membutuhkan pertolongan kesehatan selama mengikuti rangkaian kegiatan.
Seluruh kegiatan dipimpin langsung oleh Ketua DPC MADAS Sedarah Kabupaten Situbondo, Andi, bersama Pembina DPC MADAS Sedarah Situbondo, Suherman, serta didukung seluruh jajaran pengurus dan anggota yang sejak awal hingga berakhirnya acara terus bersinergi dengan panitia demi memastikan seluruh rangkaian Haul Masyayikh Nusantara berjalan dengan aman, tertib, lancar, dan penuh kekhidmatan.
Ketua DPC MADAS Sedarah Situbondo, Andi, mengatakan bahwa keikutsertaan organisasinya merupakan bentuk pengabdian kepada umat dan bangsa.
“Kami hadir bukan hanya sebagai tamu atau peserta, tetapi sebagai bagian dari pelayan masyarakat. Kami ingin membantu agar seluruh jamaah merasa aman, nyaman, dan dapat mengikuti rangkaian Haul Masyayikh Nusantara dengan khusyuk. Inilah bentuk pengabdian nyata MADAS Sedarah kepada masyarakat.”
Menurutnya, Haul Masyayikh Nusantara merupakan momentum yang sangat penting untuk mempererat tali persaudaraan antarsesama umat Islam sekaligus memperkuat persatuan bangsa.
“Melalui kegiatan ini kita diajarkan untuk menghormati jasa para masyayikh dan ulama yang telah berjuang menyebarkan nilai-nilai Islam yang damai. Kegiatan ini juga menjadi ruang silaturahmi umat dari berbagai daerah di Indonesia sehingga semangat persatuan dan kebersamaan terus terjaga.”
Sementara itu, Ketua Umum DPP MADAS Sedarah, Bung Taufik, saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, menyampaikan apresiasi yang tinggi atas dedikasi DPC MADAS Sedarah Situbondo yang telah memberikan kontribusi nyata dalam menyukseskan kegiatan tersebut.
“Saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Ketua DPC MADAS Sedarah Situbondo Saudara Andi, Pembina Bapak Suherman, beserta seluruh jajaran pengurus dan anggota yang telah bekerja dengan penuh keikhlasan melayani masyarakat. Apa yang dilakukan hari ini merupakan implementasi nyata bahwa organisasi kemasyarakatan harus hadir memberikan manfaat bagi umat.”
Menurut Bung Taufik, keterlibatan MADAS Sedarah dalam Haul Masyayikh Nusantara merupakan wujud nyata solidaritas, soliditas, serta komitmen organisasi dalam menjaga persatuan bangsa.
“Ini adalah pesan keumatan yang sangat luar biasa. Ketika organisasi kemasyarakatan, ulama, tokoh masyarakat, pemerintah, dan seluruh elemen bangsa dapat berkolaborasi dalam satu kegiatan yang penuh keberkahan, maka kita sedang membangun persatuan Indonesia dari akar rumput. Inilah nilai gotong royong yang harus terus kita jaga.”
Ia menegaskan bahwa Haul Masyayikh Nusantara bukan hanya sekadar kegiatan seremonial keagamaan, melainkan momentum strategis untuk memperkuat nilai-nilai kebangsaan.
“Haul Masyayikh Nusantara mengajarkan kita untuk merawat persatuan, menghormati para ulama, menjaga ukhuwah Islamiyah, dan memperkuat kecintaan kepada bangsa dan negara. Persatuan adalah modal utama Indonesia untuk menjadi bangsa yang besar, kuat, damai, dan bermartabat.”
Bung Taufik juga mengajak seluruh jajaran MADAS Sedarah di seluruh Indonesia agar terus hadir dalam berbagai kegiatan sosial, keagamaan, dan kemanusiaan.
“Saya berharap seluruh pengurus dan anggota MADAS Sedarah di mana pun berada terus menjadi pelayan masyarakat, memperkuat nilai persaudaraan, menjaga kerukunan, dan membangun kolaborasi dengan seluruh elemen bangsa. Organisasi harus menjadi bagian dari solusi dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.”
Ia menambahkan bahwa semangat yang lahir dari Haul Masyayikh Nusantara harus menjadi energi bersama untuk menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
“Mari kita rawat persatuan umat, kita jaga persaudaraan, kita hormati para ulama, dan kita bersama-sama menjaga Indonesia agar tetap utuh, damai, sejuk, serta menjadi negara yang semakin kuat, maju, dan membawa kemaslahatan bagi seluruh rakyat.”
Keikutsertaan DPC MADAS Sedarah Kabupaten Situbondo dalam Haul Masyayikh Nusantara 2026 kembali menegaskan komitmen organisasi untuk selalu hadir di tengah masyarakat, memberikan pelayanan terbaik, memperkuat solidaritas sosial, serta menjadi mitra dalam menjaga persatuan, kerukunan, dan kedamaian bangsa.