Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles

Kebijakan Privasi

Kami menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik di situs kami. Dengan melanjutkan menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookies kami. Baca, Privacy Policy, and Terms of Service.

KAJIAN SUBUH DIRANGKAI LEBARAN TOPAT DIGELAR DI MASJID NURUL IMAN SENGGIGI SEBAGAI PERPADUAN DAKWAH DAN TRADISI YANG MENGUATKAN UKHUWAH

Senggigi,Lombok Barat||bratapos.com– Masyarakat Senggigi dan sekitarnya akan kembali disatukan dalam nuansa religius dan budaya melalui kegiatan Kajian Subuh yang dirangkaikan dengan Tradisi Lebaran Topat, yang akan digelar pada Sabtu, 28 Maret 2026 di Masjid Jamiq Nurul Iman Senggigi, Kecamatan Batulayar, Lombok Barat.

Kegiatan ini menghadirkan ulama kharismatik, "TGH. Muhammad Taisir Al Azhar, Lc., S.Ag., MA"., yang akan menyampaikan tausiyah keislaman dalam momentum pasca Idul Fitri yang penuh makna.

BACA JUGA : Pertunjukan Atraksi Barongsai STK Podang, Meriahkan Suran Agung PSHW TM Pusat

Ketua Takmir Masjid Jamiq Nurul Iman Senggigi, "Mustajib, A.Md.Par", menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi bagian penting dalam memperkuat nilai spiritual masyarakat sekaligus melestarikan tradisi lokal yang telah menjadi identitas masyarakat Lombok.

“Kajian subuh ini kami rangkaikan dengan Lebaran Topat agar masyarakat tidak hanya merayakan tradisi secara seremonial, tetapi juga memahami nilai-nilai keislaman yang terkandung di dalamnya,” ujar Mustajib.

Menurutnya, Lebaran Topat bukan sekadar tradisi tahunan, tetapi memiliki makna mendalam sebagai sarana mempererat silaturahmi dan memperkuat kebersamaan di tengah masyarakat.

“Ini momentum penting untuk menjaga semangat kebersamaan pasca Ramadan. Kami ingin masjid menjadi pusat kegiatan umat, tempat memperkuat iman sekaligus merawat budaya,” tambahnya.

Selain tausiyah, kegiatan ini juga akan diisi dengan doa bersama serta kebersamaan masyarakat dalam suasana penuh kekeluargaan, yang menjadi ciri khas perayaan Lebaran Topat di Lombok.

Lebaran Topat sendiri merupakan tradisi masyarakat Sasak yang dirayakan sekitar sepekan setelah Idul Fitri, identik dengan sajian ketupat, doa bersama, serta kegiatan silaturahmi antar warga.

Panitia mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk hadir dan meramaikan kegiatan ini sebagai bagian dari syiar Islam yang sejuk dan penuh kebersamaan.

“Kami mengundang seluruh masyarakat untuk hadir. Mari kita awali hari dengan ilmu, memperkuat iman, dan menjaga tradisi yang menjadi jati diri kita bersama,” tutup Mustajib.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Masjid Jamiq Nurul Iman Senggigi diharapkan terus menjadi pusat pembinaan umat yang mampu mengintegrasikan nilai ibadah dan budaya dalam kehidupan masyarakat...Amin🙏

Amir Nisi Amir Nisi Amir Nisi
Prev Article
Pastikan Keamanan, Polsek Tempursari Himbau Wisatawan Pantai Watu Godek
Next Article
Sosialisasi Penyaluran Bantuan Pangan Alokasi Februari–Maret 2026 : 7900 Ton Beras Siap di Salurkan Akhir Maret

Related to this topic:

Be the first to write a comment.