NGAWI – DPD Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Ngawi menyalurkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) dari Presiden Prabowo Subianto kepada sejumlah kelompok tani (Poktan) di berbagai kecamatan di Kabupaten Ngawi. Bantuan tersebut diharapkan mampu mempercepat mekanisasi pertanian, meningkatkan produktivitas, serta mendukung program swasembada pangan nasional.
Penyaluran bantuan dilakukan kepada sejumlah kelompok tani di Kecamatan Pitu, Karangjati, dan Bringin. Di Kecamatan Pitu, bantuan satu unit traktor roda empat diserahkan kepada Poktan Tani Makmur yang diketuai Mulyadi di Dusun Gunung Rambut, Desa Pitu, serta Poktan Seger Waras yang diketuai Sukardi di Dusun Pelemsih, Desa Pitu.
BACA JUGA :
Gus Ham Disebut Masuk Bursa Calon Wakil Gubernur Jawa Timur, Tegaskan Fokus Mengabdi untuk Masyarakat
Sementara itu, di Kecamatan Karangjati, Poktan Among Tani 2 di Desa Rejuno menerima satu unit traktor roda empat. Poktan Karya Tani di Desa Sumberbening memperoleh bantuan lima unit power sprayer.
Bantuan serupa juga diterima Poktan Sido Makmur 2 di Desa Rejomulyo, yakni lima unit power sprayer. Poktan Sumber Mulyo di Desa Rejomulyo mendapat satu unit Combine Harvester. Adapun Poktan Tani Manunggal di Desa Legundi mendapatkan satu unit traktor roda dua.
Di Kecamatan Bringin, Poktan Rukun Makmur di Desa Dero menerima bantuan berupa lima unit hand sprayer untuk menunjang kegiatan budidaya pertanian.
Ketua DPD Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Ngawi, Pujiyem, mengatakan penyaluran bantuan alsintan merupakan bentuk komitmen organisasi dalam memperjuangkan kepentingan petani melalui penyediaan sarana dan prasarana pertanian yang memadai.
Menurutnya, keberadaan alsintan akan membantu petani meningkatkan efisiensi kerja sekaligus mendorong peningkatan hasil produksi.
"Bantuan ini harus dimanfaatkan untuk kepentingan bersama, bukan dimiliki secara pribadi apalagi diperjualbelikan. Kami berharap seluruh penerima dapat merawat dan menggunakannya dengan sebaik-baiknya agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang oleh seluruh anggota kelompok tani," ujar Pujiyem, Senin (3/8/2026).
Ia juga menambahkan bahwa penggunaan alsintan diharapkan mampu mempercepat proses pengolahan lahan, menekan biaya produksi, mengatasi keterbatasan tenaga kerja pertanian, serta meningkatkan hasil panen sehingga kesejahteraan petani semakin meningkat.
Sementara itu, Penasehat DPD Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Ngawi yang juga Anggota DPRD Kabupaten Ngawi Fraksi Gerindra Komisi II, Riski Wahyu N, menilai bantuan alsintan tersebut telah memberikan dampak nyata bagi para petani.
Menurutnya, sebelum adanya bantuan, petani kerap mengalami kesulitan mendapatkan alat pertanian karena harus mencari dan menunggu giliran penggunaan, terutama saat musim tanam dan panen. Kini, akses terhadap alsintan menjadi lebih mudah sehingga pekerjaan di lahan dapat diselesaikan lebih cepat.
"Dengan adanya bantuan alsintan dari Tani Merdeka Indonesia, para petani sangat terbantu. Dulu saat musim panen mereka masih harus mencari alsintan dan menunggu giliran. Sekarang aksesnya jauh lebih mudah sehingga pekerjaan menjadi lebih cepat, hasil pertanian meningkat, pendapatan petani bertambah, sekaligus membuka lapangan pekerjaan di desa. Harapan kami, ketersediaan alsintan di setiap kecamatan di Kabupaten Ngawi dapat terus mendukung terwujudnya swasembada pangan," tegas Riski.
Melalui penyaluran bantuan alsintan tersebut, DPD Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Ngawi berharap mekanisasi pertanian di daerah semakin berkembang, produktivitas pertanian terus meningkat, serta para petani memiliki sarana yang memadai untuk mendukung terwujudnya ketahanan dan swasembada pangan nasional.
Prev Article
Prosesi Adat Dari Leluhur : Wujud Cinta Tanah Air, Sang Merah Putih Pun Terpasang Di Penopang Atap Rumah RTLH
Next Article
Diduga Depcolektor MUF Kembali Berulah : Hadang & Rampas Motor di Jembatan Kalikketek Bojonegoro