Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles

Kebijakan Privasi

Kami menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik di situs kami. Dengan melanjutkan menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookies kami. Baca, Privacy Policy, and Terms of Service.

Bagus Rizki Resmi Pimpin Golkar Kota Madiun 2025–2030, Targetkan 6 Kursi DPRD

Kota Madiun || Bratapos.com - Bagus Rizki Dinarwan resmi menakhodai Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kota Madiun periode 2025–2030. Ia terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Daerah (Musda) XI yang digelar di Hotel Mercure Madiun, Sabtu (10/8/2025) malam.

Penetapan Bagus Rizki sebagai ketua dilakukan, setelah ia menjadi calon tunggal dan mendapatkan dukungan penuh seluruh peserta musda. Selain memilih ketua baru, forum tersebut juga membentuk tim formatur untuk menyusun komposisi kepengurusan Golkar Kota Madiun lima tahun ke depan. 

BACA JUGA : Warga Kelapa Dua Gelar Santunan 56 Anak Yatim, Sudah Ke-19 Kali

Bagus Rizki dipercaya memimpin tim tersebut bersama empat anggota lainnya: M. Saifullah (mewakili DPD Golkar Jawa Timur), Sukriyanto (Hasta Karya), Eko Wibowo, dan Syaiful Anwar (perwakilan pimpinan kecamatan). Tim ini diberikan waktu maksimal 29 hari untuk merampungkan struktur pengurus baru.

Dalam keterangannya, Bagus Riski mengungkapkan rasa terima kasih kepada seluruh kader yang telah memberikan mandat kepemimpinan kepadanya. 

"Amanah ini adalah kehormatan sekaligus tanggung jawab besar. Saya memohon doa agar seluruh rencana dan program ke depan dimudahkan jalannya, demi mewujudkan aspirasi dan harapan seluruh kader Golkar di Kota Madiun," ujarnya.

Ia menegaskan bahwa aklamasi tersebut menunjukkan kuatnya soliditas internal partai. Bagus pun membuka kesempatan bagi kader-kader potensial untuk terlibat dalam struktur kepengurusan. 

"Kita akan merangkul semua kekuatan. Tujuannya jelas: kemenangan Golkar di Pemilu 2029, dengan target enam kursi DPRD Kota Madiun," tegas Bagus dengan optimis.

Menanggapi dinamika politik daerah, ia mengatakan bahwa Golkar tidak akan memposisikan diri sebagai oposisi meskipun pada Pilkada 2024 lalu berada di kubu yang berbeda dengan Wali Kota terpilih. 

"Prinsip dasar Golkar adalah karya dan pengabdian. Kami tidak berseberangan demi perbedaan semata, namun tetap kritis dan memberi masukan untuk kebaikan bersama," terangnya.

Sementara itu, Ketua DPD Golkar Jawa Timur, Ali Mufthi, menekankan pentingnya pemilihan ketua DPD kabupaten/kota secara aklamasi demi menjaga soliditas organisasi dan membentuk kepengurusan yang kuat. 

"Golkar harus mengakomodasi generasi muda, memperkuat struktur partai, dan bersinergi dengan pemerintah daerah," kata Ali.

Ia juga menegaskan bahwa DPD Golkar Kota Madiun wajib memberikan dukungan terhadap program-program Wali Kota Maidi. "Doktrin karya kekaryaan Golkar adalah membangun bersama pemerintah. Itu bukan pilihan, tapi kewajiban," tandasnya.

Dengan kepemimpinan baru dan dukungan penuh dari kader serta pemerintah daerah, Partai Golkar Kota Madiun kini menatap masa depan dengan target ambisius dan strategi yang inklusif.

 

Amir Nisi Amir Nisi Amir Nisi
Prev Article
Tani Merdeka Ngawi Teguhkan Komitmen, Petani Lokal Siap Didampingi hingga Sejahtera
Next Article
KAI Daop 7 Madiun, Hadirkan Promo “Merdeka” 20% untuk Perjalanan 17 Agustus 2025

Related to this topic:

Be the first to write a comment.