Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles

Kebijakan Privasi

Kami menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik di situs kami. Dengan melanjutkan menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookies kami. Baca, Privacy Policy, and Terms of Service.

200 Becak Listrik Bantuan Presiden Prabowo Segera Dibagikan, Siap Dukung Wisata Heritage Banyuwangi

BANYUWANGI, BRATAPOS.com — Program bantuan becak listrik dari Presiden Prabowo Subianto mulai direalisasikan di Kabupaten Banyuwangi. Sebanyak 200 unit becak listrik telah tiba dan segera dibagikan kepada pengemudi becak lanjut usia (lansia), sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan sekaligus memperkuat sektor pariwisata berbasis heritage.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani memastikan penyaluran bantuan tersebut, akan dilakukan dalam waktu dekat setelah melalui proses pendataan dan persiapan teknis.

BACA JUGA : Plt Bupati Lisdyarita Resmi Lantik Volunteer Grebeg Suro 2026, Pemuda-Pemudi Bumi Reyog Siap Bergerak

“Kami telah berkoordinasi langsung dengan tim Gerakan Sosial Nasional (GSN). InsyaAllah dalam waktu dekat becak listrik bantuan dari Bapak Presiden Prabowo Subianto akan segera dibagikan kepada pengemudi becak lansia di Banyuwangi,” ujar Ipuk, usai menerima perwakilan GSN di Lounge Pelayanan Publik Pemkab Banyuwangi, Rabu (14/1/2026).

Saat ini, seluruh unit becak listrik telah berada di Banyuwangi dan tengah menjalani pemeriksaan serta penanganan dasar oleh mekanik, guna memastikan kelayakan operasional sebelum diserahkan kepada penerima manfaat.

Ipuk menegaskan, kehadiran becak listrik tidak hanya meringankan beban kerja pengemudi becak yang sebagian besar berusia lanjut, tetapi juga membuka peluang baru di sektor ekonomi kreatif dan pariwisata.

“Becak listrik ini lebih ramah lingkungan, nyaman, dan juga estetik. Ke depan akan kami dorong untuk mendukung city tour heritage keliling kota Banyuwangi. Tentu teknis pelibatannya akan kami atur, agar benar-benar memberi manfaat ekonomi bagi para pengemudi becak,” jelasnya.

Langkah tersebut sejalan dengan upaya Pemkab Banyuwangi dalam mengembangkan pariwisata perkotaan yang inklusif, berbasis kearifan lokal, serta melibatkan kelompok rentan secara produktif.

Sementara itu, perwakilan GSN Candra Mahardika menjelaskan, bahwa bantuan becak listrik ini diprioritaskan bagi pengemudi becak berusia di atas 55 tahun yang masih aktif mencari nafkah.

“Pada tahap pertama ini, kami menyalurkan 200 unit becak listrik ke Banyuwangi. Saat ini tim masih melakukan pendataan, agar penyalurannya tepat sasaran dan merata,” ujar Candra.

Ia menambahkan, proses distribusi direncanakan berlangsung akhir Januari 2026, setelah seluruh calon penerima terverifikasi.

Tak hanya menerima unit becak, para pengemudi juga akan mendapatkan pelatihan pengoperasian dan perawatan becak listrik agar bantuan dapat dimanfaatkan secara optimal dan berkelanjutan.

“Teknologinya sederhana dan mudah dipahami. Pengisian daya pun bisa dilakukan di rumah dengan daya listrik standar 450 VA, sehingga tidak membebani penerima,” jelas Candra.

Program bantuan becak listrik ini diharapkan menjadi solusi konkret untuk meningkatkan kesejahteraan pengemudi becak lansia, sekaligus memperkuat citra Banyuwangi sebagai daerah yang ramah lingkungan dan berorientasi pada pariwisata berkelanjutan. (rag/bp-bwi)

Amir Nisi Amir Nisi Amir Nisi
Prev Article
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani Dinobatkan sebagai Pembina K3 Terbaik Jawa Timur 2026
Next Article
Korsleting Listrik Diduga Picu Kebakaran Rumah di Pakistaji Kabat Banyuwangi, Kerugian Capai Rp100 Juta

Related to this topic:

Be the first to write a comment.