Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles

Kebijakan Privasi

Kami menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik di situs kami. Dengan melanjutkan menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookies kami. Baca, Privacy Policy, and Terms of Service.

Pimpin Rakor PHD dan PPIH Kloter, Kepala Kemenag: Bersinergi Melayani Jamaah Haji

BANYUWANGI || Bratapos.com – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi Chaironi Hidayat, memimpin Rapat Koordinasi Petugas Haji Daerah (PHD) dan Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Kloter di Lounge Sekretariat Daerah Kabupaten Banyuwangi, pada Kamis (18/04/2024).

BACA JUGA : Persiapan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI di Kelapa Dua Dimatangkan, Libatkan Berbagai Elemen Masyarakat

Dalam Rakor tersebut, diikuti oleh seluruh petugas yang terdiri dari; PHD sejumlah 6 orang, PPIH Kloter sejumlah 15 orang, yang nantinya akan menyertai Jamaah haji Kabupaten Banyuwangi tahun 2024 yang terbagi menjadi 3 Kelompok Terbang (Kloter).

Kepala Kemenag berharap, dengan adanya Rakor ini para petugas semakin bersinergi dalam melayani jamaah haji, mengingat Bimbingan Tehnik yang diikuti berbeda-beda.

"PPIH dan PHD sama-sama petugas dengan rekruitmen yang berbeda, untuk PPIH rekruitmen melalui seleksi yang diadakan Kementerian Agama dan Kementerian Kesehatan, sedangkan PHD melalui Pemerintah Daerah," ungkap Chaironi.

Lebih lanjut, Chaironi menjelaskan bahwa Petugas Haji Daerah (PHD) diadakan untuk membantu Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Kloter dalam memberikan layanan kepada jamaah haji.

Hasil dalam Rakor tersebut seluruh petugas sepakat untuk memberikan pelayanan terbaik kepada para jamaah haji Kabupaten Banyuwangi tahun 2024.

Untuk diketahui, pemberangkatan jamaah haji Kabupaten Banyuwangi gelombang pertama akan mendarat di Madinah, sedangkan untuk gelombang kedua akan mendarat di Makkah.

Salah satu Ketua PPIH Kloter, Syafaat mengatakan, melalui koordinasi awal yang dilakukan ini akan lebih memudahkan dalam berkomunikasi, dan dilanjutkan dengan mengikuti manasik haji baik di tingkat Kabupaten maupun ditingkat kecamatan.

"Koordinasi sangat penting, karena akan memudahkan PPIH berkomunikasi dengan seluruh Tim, juga dengan para jamaah haji," ujar Syafaat.

Selain Ketua Kloter, tim PPIH terdiri dari petugas Pembimbing Ibadah Haji Kloter (PIHK) dan Tim Kesehatan Haji Kloter (TKHK). Sedangkan untuk tim TKHK sendiri, terdiri dari 1 orang dokter dan 2 orang perawat di setiap kloternya.

Pewarta : Ruslan AG
Editor/Publisher : Shelor

Amir Nisi Amir Nisi Amir Nisi
Prev Article
Ditresnarkoba Polda Sumsel Musnakan Barang Bukti Narkoba Jenis Sabu 7,7 kilogram 183 Butir Pil Ekstasi
Next Article
Momen Lebaran, Bupati Ipuk Ajak Rombongan OPD Silaturahmi ke Kyai Sepuh dan Pesantren

Related to this topic:

Be the first to write a comment.