Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles

Kebijakan Privasi

Kami menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik di situs kami. Dengan melanjutkan menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookies kami. Baca, Privacy Policy, and Terms of Service.

Pasar Murah Warnai TMMD Ke-125 di Kesilir, Warga Serbu Beras dan Minyak Goreng Subsidi

BANYUWANGI || Bratapos.com — Ratusan warga Desa Kesilir dan sekitarnya memadati halaman Balai Desa Kesilir, Kecamatan Siliragung, Rabu (13/8/2025). Mereka datang silih berganti sejak pagi, untuk memanfaatkan gelaran pasar murah yang digagas Kodim 0825/Banyuwangi bersama Pemerintah Desa Kesilir dan Perum Bulog.

Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-125, yang tak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga menyentuh kebutuhan ekonomi masyarakat. 

BACA JUGA : Pastikan Kelancaran Tugas Anggota Satgas TMMD, Tim Kesehatan Aktif Berikan Layanan

Pasar murah ini diharapkan menjadi penyeimbang harga, di tengah merangkaknya harga beberapa komoditas pangan di pasaran.

“Alhamdulillah, ini sangat membantu mas. Harga beras di sini jauh lebih murah dibanding di toko,” ujar Sutami, warga Dusun Silirsari, sambil menggendong karung beras hasil belanja.

Berbagai kebutuhan pokok dijual dengan harga di bawah pasar, antara lain beras, gula pasir, minyak goreng, dan tepung terigu. Beras dan minyak goreng menjadi komoditas yang paling diburu, karena mendapat subsidi khusus dari penyelenggara.

Kepala Desa Kesilir, Mujiono, menegaskan bahwa kegiatan ini selaras dengan tujuan TMMD yang mengedepankan kesejahteraan warga.

“Jumlah penduduk kami sekitar 12 ribu jiwa, tersebar di tiga dusun. Pasar murah ini sangat berarti bagi mereka, apalagi di tengah kondisi harga pangan yang fluktuatif,” ujar Mujiono.

Ia juga berharap, kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan dan bergilir di desa-desa lain di Banyuwangi. 

“Dengan begitu, masyarakat tidak terlalu khawatir dengan kenaikan harga. Kami ingin memastikan kebutuhan pokok tetap terjangkau,” pungkasnya.

Selain membantu meringankan beban ekonomi warga, pasar murah ini sekaligus menjadi wadah sinergi antara TNI, pemerintah desa, dan Bulog dalam menjaga ketahanan pangan dan mengendalikan inflasi daerah. (rag/bp-bwi)

Amir Nisi Amir Nisi Amir Nisi
Prev Article
Meriah dan Penuh Makna, Kodim 0825/Banyuwangi Rayakan HUT RI ke-80 dengan Lomba Agustusan
Next Article
7 Rekomendasi Kursi Berlengan Terbaik yang Awet dan Tahan Lama

Related to this topic:

Be the first to write a comment.