Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles

Kebijakan Privasi

Kami menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik di situs kami. Dengan melanjutkan menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookies kami. Baca, Privacy Policy, and Terms of Service.

Pagelaran Wayang Kulit Meriahkan Puncak HUT Ke-79 SMPN 1 Ponorogo, Hadirkan Dua Dalang Cilik dan Dalang Nasional

Ponorogo || Bratapos.com - Puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Ponorogo berlangsung semarak dengan pagelaran wayang kulit semalam suntuk di halaman sekolah, pada Jumat (8/8/2025) malan.

Berbeda dari perayaan tahun-tahun sebelumnya, rangkaian HUT kali ini dikemas lebih meriah dan variatif. Dimulai sejak 4 Agustus 2025, berbagai kegiatan digelar, mulai dari Khotmil Qur’an, donor darah, bakti sosial di Desa Munggung dan Kecamatan Pulung, hingga upacara bendera. Semua puncaknya bermuara pada malam istimewa ini—pementasan wayang kulit.

BACA JUGA : Sempat Putus Sekolah, Tiga Siswa Sekolah Rakyat Banyuwangi Lulus dan Siap Wujudkan Masa Depan

Yang membuat acara tersebut kian spesial, panitia menghadirkan dua dalang cilik berbakat, yakni Arganata Pra Yudyatama dan Dewangga Risang Probo Aji, yang membawakan lakon Dewa Ruci. Setelah itu, panggung diambil alih oleh Dalang H. Sukron Suwondo dari Blitar yang membawakan lakon Wahyu Waskhita Langgeng.

Dalam sambutannya, Kepala SMPN 1 Ponorogo Imam Syaifudin mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung kelancaran acara.

“Pentas wayang kulit malam ini merupakan puncak dari acara tasyakuran HUT ke-79 SMPN 1 Ponorogo. Terima kasih kepada semua yang hadir dan mendoakan keluarga besar SMPN 1 Ponorogo. Tahun ini kami mengusung tema: ‘79 Tahun Mengabdi, Mengukir Prestasi, Membangun Karakter yang Religius, dan Berbudaya Adilhung Menuju Ponorogo’,” ujarnya.

Acara turut dihadiri Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko, yang menyampaikan apresiasi atas perjalanan panjang SMPN 1 Ponorogo.

“Setahun setelah Indonesia merdeka, para tokoh seperti Bapak Kamil, Suryo, dan Parwoto memprakarsai berdirinya sekolah ini. Sejak saat itu, SMPN 1 Ponorogo telah melahirkan banyak alumni hebat yang mengharumkan nama daerah,” tutur Sugiri.

Puncak seremoni dimulai dengan prosesi “Lung Tinampi Gunungan”—serah terima gunungan dari Bupati kepada Dalang H. Sukron Suwondo—yang disambut tepuk tangan meriah dari tamu undangan dan para siswa. Suasana malam itu kian hangat, menjadi penutup yang berkesan bagi perayaan ulang tahun sekolah legendaris di Bumi Reog tersebut.

 

Amir Nisi Amir Nisi Amir Nisi
Prev Article
Tragis, Bocah 4 Tahun di Madiun Hilang dari Sekolah Ditemukan Tewas di Bantaran Bengawan Solo
Next Article
Unit Regident Satlantas Polres Sumenep Beri Pelayanan Prima

Related to this topic:

Be the first to write a comment.