Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles

Kebijakan Privasi

Kami menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik di situs kami. Dengan melanjutkan menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookies kami. Baca, Privacy Policy, and Terms of Service.

Lima Pegawai Lapas Banyuwangi Gagalkan Penyelundupan Narkoba, Kalapas Beri Penghargaan Khusus

BANYUWANGI || Bratapos.com — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuwangi kembali menunjukkan komitmennya dalam memerangi peredaran gelap narkotika. Lima pegawai yang berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkoba ke dalam lapas mendapat penghargaan langsung dari Kepala Lapas, I Wayan Nurasta Wibawa, dalam apel pagi pegawai, Selasa (12/8/2025).

Para penerima penghargaan tersebut terdiri dari petugas pengamanan pintu utama (P2U) dan staf Kesatuan Pengamanan Lapas. Berkat kewaspadaan tinggi, ketelitian memeriksa setiap aktivitas dan barang bawaan, serta koordinasi yang solid, mereka berhasil mengungkap dan mencegah masuknya barang haram ke dalam area terlarang tersebut.

BACA JUGA : Pemprov Banten Salurkan Kursi Roda untuk Disabilitas dan Lansia di Kabupaten Tangerang

Kalapas I Wayan Nurasta Wibawa menegaskan, keberhasilan ini tidak hanya menjadi prestasi individu, tetapi juga cerminan integritas dan disiplin kolektif jajaran Lapas Banyuwangi.

“Keberhasilan ini adalah bukti bahwa dedikasi, kedisiplinan, dan integritas petugas menjadi garda terdepan dalam menjaga lapas bebas dari narkoba. Kami sangat menghargai kerja keras rekan-rekan yang telah menunjukkan profesionalisme tinggi,” ujar Wayan Nurasta.

Ia menambahkan, penghargaan ini diberikan bukan sekadar simbolis, tetapi sebagai bentuk motivasi agar seluruh jajaran terus memperkuat pengawasan dan tidak lengah terhadap potensi ancaman, sekecil apa pun.

“Tidak ada ruang toleransi terhadap narkoba. Setiap petugas harus meneladani kewaspadaan seperti ini. Selain pengawasan fisik, fungsi intelijen lapas juga harus diperkuat, sehingga setiap informasi bisa ditindaklanjuti cepat untuk mencegah gangguan keamanan dan ketertiban,” tegasnya.

Pencegahan masuknya narkoba, menurut Wayan, memiliki dampak langsung terhadap keberhasilan pembinaan warga binaan. Lingkungan lapas yang bersih dari barang terlarang, akan membuat program pembinaan lebih efektif dan tujuan pemasyarakatan tercapai.

Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa pengawasan ketat, sinergi antar-petugas, dan integritas yang terjaga mampu menutup celah penyelundupan narkoba.

Lapas Banyuwangi berharap, pencapaian ini menjadi pemicu semangat seluruh pegawai untuk semakin sigap, waspada, dan konsisten menjaga marwah lembaga sebagai benteng terakhir dari peredaran gelap narkotika.

“Lapas yang aman dan tertib adalah pondasi utama bagi keberhasilan pembinaan. Itu misi kita bersama,” pungkas Kalapas. (rag/bp-bwi)

Amir Nisi Amir Nisi Amir Nisi
Prev Article
Stasiun Caruban Layani 52 Ribu Penumpang Awal 2025, Warga Harap Rute KA Bandara Diperpanjang
Next Article
Kapolresta Banyuwangi Serahkan Motor Hasil Ungkap Kasus Curanmor, Korban Sampaikan Rasa Syukur

Related to this topic:

Be the first to write a comment.