BANYUWANGI || Bratapos.com – Suasana semangat kemerdekaan berpadu dengan kekhidmatan menyelimuti halaman Taman Makam Pahlawan (TMP) Wisma Raga Satria Banyuwangi, Minggu (10/8/2025) pagi. Ratusan peserta lintas profesi dan komunitas mengikuti Gebyar Kemerdekaan bertema “Bahagia Bersama Veteran & PEPABRI” yang digagas Komunitas Cahaya Hati (KCH) Banyuwangi.
Kegiatan ini menjadi istimewa karena bertepatan dengan Hari Veteran Nasional, sekaligus menjadi wujud nyata penghormatan terhadap jasa para pejuang bangsa. Sejak pagi, para peserta yang didominasi anggota komunitas wanita lintas profesi, tokoh masyarakat, dan warga umum memadati area Car Free Day di Jalan A. Yani untuk mengikuti senam massal dan jalan sehat menuju TMP Wisma Raga Satria sebagai garis finish.
BACA JUGA :
Pastikan Kelancaran Tugas Anggota Satgas TMMD, Tim Kesehatan Aktif Berikan Layanan
Setibanya di TMP, peserta disambut dengan pembagian konsumsi, lalu bersama-sama mengikuti Upacara Tabur Bunga guna mengenang dan mendoakan arwah pahlawan. Acara puncak dimulai dengan menyanyikan Indonesia Raya dan doa bersama.
Ketua Panitia, Hj. Betty Krisdiany, S.Ap., M.Si., mengungkap rasa syukur atas terselenggaranya acara. “Alhamdulillah, semuanya sehat dan berbahagia. Semoga kebersamaan ini membawa manfaat dan mempererat silaturahmi,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua KCH Banyuwangi, Hj. Jezy Yuninda Paramita, S.Si., membuka sambutan dengan pekikan lantang “Merdeka! Merdeka! Merdeka!”. Ia menegaskan, peringatan Hari Veteran Nasional harus menjadi pengingat akan pengorbanan pahlawan.
“Tanpa para pejuang, kita tidak akan merdeka. Tanpa para veteran, kita tidak memiliki sejarah,” tegasnya.
Jezy juga memaparkan profil KCH yang resmi berdiri 14 Februari 2025 dengan anggota 70 wanita lintas profesi. Dengan iuran anggota Rp75.000 per bulan, KCH aktif menggelar bakti sosial dan program kemanusiaan. Dukungan finansial tidak hanya datang dari internal, tetapi juga sponsor eksternal seperti Bank BTN dan donatur pribadi.
“Di era globalisasi ini yang dibutuhkan adalah kolaborasi, bukan persaingan. Kita kuat jika bersatu dan saling mendukung,” tandasnya.
Camat Banyuwangi, H. Hartono, S.Sos., M.Si., menyampaikan apresiasi tinggi atas inisiatif KCH. “Ini bukan sekadar perkumpulan untuk arisan, tapi komunitas yang bergerak dan memberi kontribusi nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Hartono juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mengisi HUT ke-80 RI dengan kegiatan positif serta menjaga kebersihan lingkungan menjelang penilaian Adipura 11–15 Agustus 2025.
Perwakilan Dinsos Banyuwangi, Khoirul Hidayat, S.Stp., M.Si., menambahkan kabar gembira bahwa Banyuwangi kembali meraih predikat Kabupaten Layak Anak kategori Nindya. Ia menekankan bahwa keberhasilan tersebut lahir dari kekompakan masyarakat.
“Banyuwangi tidak butuh superman, tetapi super team,” katanya, seraya memuji dominasi peserta wanita dalam acara ini.
Usai sambutan, panitia menyerahkan santunan dan souvenir kepada para veteran dan anggota PEPABRI, memotong tumpeng, serta memberikan piagam penghargaan kepada sponsor pendukung. Acara dilanjutkan lomba-lomba rakyat berhadiah menarik yang memancing tawa dan antusiasme peserta.
Gebyar Kemerdekaan KCH Banyuwangi menjadi bukti bahwa penghormatan kepada pahlawan tidak cukup dengan kata-kata. Spirit Bahagia Bersama Veteran diwujudkan dalam aksi nyata yang bermanfaat, mempererat persatuan lintas komunitas, dan menghidupkan kembali semangat gotong royong di tengah masyarakat.
Dengan konsep acara yang memadukan olahraga, penghormatan sejarah, dan kegiatan sosial, KCH Banyuwangi menegaskan bahwa kemerdekaan harus terus diisi dengan karya dan kepedulian. (rag/bp-bwi)
Prev Article
Perang Flayer Non ASN di Sampang, L-KPK Mawil Madura Pilih Netral
Next Article
15 Tahun CISC Rayakan Ulang tahun di Kundur dan Pengobatan Gratis serta Soilisasi Cegah Kangker Sejak Dini