Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles

Kebijakan Privasi

Kami menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik di situs kami. Dengan melanjutkan menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookies kami. Baca, Privacy Policy, and Terms of Service.

Inspirasi Dari WBK Lapas Selong, Dalam Menyongsong Tahun Baru 2025 Dengan Karya

Lotim - NTB | Menjelang pergantian tahun 2025, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Selong menggelar kegiatan kreatif yang mentransformasi tembok-tembok dan ruang kosong menjadi kanvas lukisan para Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Kegiatan yang mengubah wajah Lapas Selong ini membuktikan bahwa keterbatasan tidak menghalangi seseorang untuk berkarya dan memberikan inspirasi.

"Terimakasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan ini, terutama kepada para WBP yang telah menunjukkan bakat luar biasa mereka dalam mengubah wajah Lapas menjadi lebih indah," ucap Kepala Lapas Selong Ahmad Sihabudin. Beliau menambahkan bahwa kegiatan melukis ini merupakan bagian dari program pembinaan yang bertujuan mengembangkan keterampilan dan kepercayaan diri WBP.

BACA JUGA : Oknum ASN Gresik Mulai Jalani Sidang, Buntut Cek Cok Dengan Rekan Kerjanya

Dinding-dinding Lapas yang semula polos kini berubah menjadi pemandangan memukau berkat keterampilan para WBP. Mereka berhasil menciptakan lukisan-lukisan yang tampak nyata, mulai dari pemandangan pantai yang menenangkan, pegunungan yang megah, hingga suasana pedesaan yang asri. Teknik lukis yang detail membuat setiap karya seolah-olah menjadi jendela ke dunia luar.

"Setiap kali saya melukis, rasanya seperti membuka jendela baru. Meski berada di dalam Lapas, imajinasi kami bisa terbang bebas melalui lukisan ini," ungkap salah satu WBP yang terlibat dalam proyek tersebut.

Sudut-sudut Lapas yang dahulu terabaikan kini menjadi spot yang menarik perhatian. Bahkan beberapa ruang yang semula tampak sempit terasa lebih luas berkat ilusi pemandangan yang dilukis dengan teknik perspektif yang tepat. Para WBP tidak hanya menunjukkan bakat artistik mereka, tetapi juga pemahaman mendalam tentang komposisi dan teknik melukis realis.

Kepala Seksi Binadik dan Giatja Gamal Masfhur menjelaskan bahwa kegiatan melukis ini akan terus dikembangkan sebagai sarana pembinaan yang positif. "Selain menghasilkan karya yang memperindah Lapas, kegiatan ini juga memberikan keterampilan yang bisa menjadi bekal bagi para WBP setelah mereka bebas nanti," tutupnya

 

 

Amir Nisi Amir Nisi Amir Nisi
Prev Article
Ngoding dan Hacking: Petualangan Digital Yang Mengubah Dunia
Next Article
Terindikasi Ngedepankan Keuntungan, Proyek P3TGAI Desa Barunggagah Diduga Asal Asalan

Related to this topic:

Be the first to write a comment.