Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles

Kebijakan Privasi

Kami menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik di situs kami. Dengan melanjutkan menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookies kami. Baca, Privacy Policy, and Terms of Service.

Pavingisasi Desa Pangkemiri Diduga Untungkan Kades, Sisa Anggaran Capai Rp 12 Juta

KOMENTAR 1013

Sidoarjo | Bratapos.com - Proyek pavingisasi di Desa Pangkemiri, Kecamatan Tulangan, Sidoarjo, yang bersumber dari Dana Desa Tahun Anggaran 2025, diduga menguntungkan Kepala Desa. Proyek tersebut menyisakan anggaran sebesar Rp 12.796.400 dari total dana yang digelontorkan sebesar Rp 77.926.400.

Berdasarkan rincian proyek, kegiatan pavingisasi dilaksanakan di RT 04 RW 01 dengan volume 3 meter x 167 meter atau seluas 501 meter persegi. Satuan harga yang ditetapkan Pemkab Sidoarjo untuk pekerjaan paving adalah Rp 130.000 per meter persegi. Maka, total biaya ideal seharusnya hanya Rp 65.130.000.

BACA JUGA : Dua Bulan Berlalu, Pelaku Penganiayaan di Lowokwaru Malang Belum Juga Ditangkap padahal Bukti Lengkap

Namun, anggaran yang digunakan mencapai Rp 77.926.400, sehingga terdapat selisih sebesar Rp 12.796.400. Proyek tersebut dilaksanakan secara swakelola oleh Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) desa.

Kepala Desa Pangkemiri, Mulyono, yang dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp hingga berita ini ditulis belum memberikan tanggapan.

Sementara itu, seorang warga setempat bernama Amin (38) menyebut dugaan kelebihan anggaran bukan hal baru di Desa Pangkemiri.

“Kejadian ini akan terus berulang, Mas. Kalau tidak percaya, telusuri saja pekerjaan desa sejak Pak Mulyono menjabat. Pasti banyak sisanya,” ujar Amin kepada wartawan, Jumat (13/6/2025).

Menanggapi temuan tersebut, Camat Tulangan Asmara Hadi, S.STP., M.AP menyatakan bahwa informasi dari media akan dijadikan bahan evaluasi oleh pihak kecamatan.

“Klarifikasi dari rekan-rekan media tentu akan kami jadikan evaluasi untuk perbaikan ke depan,” ujarnya.

Hingga saat ini belum ada keterangan resmi dari pihak desa terkait penggunaan sisa anggaran tersebut. Kasus ini menambah catatan penting tentang pentingnya pengawasan penggunaan Dana Desa agar tepat guna dan transparan. Cand

Amir Nisi Amir Nisi Amir Nisi
Prev Article
Pemkab Sidoarjo Optimalkan Capaian Pemeriksaan Kesehatan Gratis
Next Article
PENTAS SENI dan PELEPASAN SISWA & SISWI TK-TUNAS BANGSA SENGGIGI ANGKATAN KE-XX1V, BERGULIR PENUH WARNA & HARU

Related to this topic:

Be the first to write a comment.