Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles

Kebijakan Privasi

Kami menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik di situs kami. Dengan melanjutkan menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookies kami. Baca, Privacy Policy, and Terms of Service.

Dinas Bungkam Terkait Rehabilitasi SMPN 2 Tanggulangin Di Nilai Gagal Kontruksi

Sidoarjo || Bratapos.com - Rehabilitasi Ruang Kelas SMP Negeri 2 Tanggulangin dengan Satker (satuan kerja) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sidoarjo, dengan Kepala Dinas DR Tirto Adi ,Kabid Sarpras Indar dan PPTK Mochamad Lutfi ST dengan pagu anggaran Rp 1.754.105.000,00 dan HPS ( harga Perkiraan sendiri ) Rp 1.754.180.024 ,00 dengan pemenang CV Cipta Buana jalan raya Kludan Rt 02 RW 02 tanggulangin Sidoarjo,dengan harga penawaran Rp 1.541.113.205,00 tujuan utama di adakannya paket kegiatan rehabilitasi ini adalah untuk menyediakan ruang belajar yang layak dan lingkungan belajar yang sehat dan bebas banjir ,pasalnya rehab (ringan) 3 ruang kelas ini memakan biaya dari uang rakyat 1,5 M lebih dengan beberapa item pekerjaan antara lain adalah : rehab ringan 3 ruang kelas dengan luas / kelas 7m1 × 8m1 ,memasang Udict / U gatter guna meniadakan genangan air di lingkungan SMPN 2 tanggul angin ,memasang 2 pompa air, memasang daya listrik untuk pengoperasian pompa air 

Dari pantauan LSM WAR ( Wadah Aspirasi Rakyat ) yang di pimpin langsung oleh Ir Haryanto B SH.MSi ( Directur kintruksi ) di temukan bahwa kegiatan rehabilitasi ini Diduga gagal kontruksi karena setelah pekerjaan yang memang di rencanakan untuk menanggulangi dan meniadakan genangan di lingkungan SMPN 2 Tanggul angin ini selesai genangan air di sekolah ini makin bertambah parah 

BACA JUGA : Hari Pertama Menjabat, Sekda Banyuwangi Koordinasi Inspektorat Perkuat Akuntabilitas Pemerintahan

Menurut analisa Teknis Dari Ir Haryanto B SH ,MSi yang disampaikan kepada wartawan kamis 26/12/24 ada beberapa kejanggalan baik dalam perencanaan ,pelaksanaan dan pengawasan baik dari konsultan maupun pengawasan dinas kejanggalan tersebut di rangkum dalam beberapa item di bawah ini 

(1). Pemasangan saluran air ( udict/ ugatter ) di pasang lebih tinggi dari perumakkan tanah halaman SMPN 2 Tanggulangin ini jelas menyebabkan genangan makin parah 

(2). Pemasangan Udict di bagian belakang berhenti di setengah bidang tanah SMPN 2 tanggul angin dan berakibat air dari curah hujan tidak terkanalisasi untuk menuju titik sedot dari pompa yang di sediakan 

(3). Kesalahan perencanaan yang memakan biaya Rp 134.971.856,00 yang di menangkan PT SKALA PILAR LIMA yang beralamat di DS Karangasri RT 005 RW 005 kecamatan ngawi Kabupaten Ngawi dengan harga penawaran Rp 129.536.500,50 ( perencana di duga tidak survey ke lokasi / tidak mempunyai keahlian dasar dalam merencanakan kegiatan yang berkaitan dengan aliran air ) 

(4). Pelaksana dan konsultan pengawas turut berperan penting dalam hal terjadinya kegagalan kontruksi yang terjadi ,konsultan pengawas wajib memonitor perkembangan pengerjaan kontruksi secara kualitas dan kuantitas demi mencapai target yang maksimal dan dalam hal ini konsultan pengawas lalai dalam menjalankan tugas dan kewajibannya untuk menerapkan teknik kontruksi yang tepat guna 

(5) Penyedia ( kontraktor) tidak memberikan saran teknis yang tepat untuk mencapai tujuan atas kegiatan rehab dan cenderung mencari keuntungan di luar batas kewajaran dengan cara - cara yang melawan hukum 

Atas terjadinya kegagalan kontruksi ini negara telah mengeluarkan uang rakyat sebesar 1,5 Milyar tapi manfaatnya tidak dapat di terima oleh SMPN 2 tanggulangin karena setelah kegiatan selesai dan di serah terimakan SMPN 2 tanggulangin tetap banjir dan makin parah karena genangan tidak kunjung habis setelah 3 (hari) di lakukan pengeringan ( di pompa ) 

Sementara ,Kepala dinas pendidikan dan kebudayaan yang di konfirmasi melalui pesan Whats'Aap tidak memberikan tanggapan ,kabid sarpras Indar juga tidak memberikan jawaban ,apalagi Mochamad Lutfi ST selaku PPTK ( Pejabat Pelaksana Teknik Kegiatan ) tidak memberikan keterangan apapun walaupun telah di hubungi berkali - kali, ini di duga karena lutfi telah menerima sesuatu dari kontraktor ... ( c@n )

Amir Nisi Amir Nisi Amir Nisi
Prev Article
Cek Pam Pos Terpadu Kapolres Lombok Timur Jamin Keamanan Natal dan Tahun Baru
Next Article
Pemkab Nagan Raya Peringati 20 Tahun Musibah Tsunami Aceh

Related to this topic:

Be the first to write a comment.