Malang || Bratapos.com – Respon cepat ditunjukkan oleh Pemerintah Desa Pamotan, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang. Pasca amblesnya jalan penghubung di Dusun Sumberayu akibat terjangan hujan deras pekan lalu, Kepala Desa Pamotan, Suko Hariyono, mengambil langkah konkret yang patut diacungi jempol.
Bukannya berpangku tangan menunggu kucuran anggaran, Suko Hariyono justru berinisiatif merogoh kocek pribadi bersama jajaran perangkatnya untuk melakukan perbaikan darurat.
BACA JUGA :
Pimpinan Redaksi Brata Pos Dr. Zaibi Susanto: Maulid 1448 H Momentum Wartawan dan Advokat Teladani Akhlak Rasulullah
Pantauan awak media Bratapos.com di lokasi, kondisi longsor tersebut tergolong mengkhawatirkan. Badan jalan ambles dengan kedalaman lebih dari 3 meter dan panjang mencapai 15 meter. Tembok penahan jalan nampak jebol tak tersisa, menyisakan lapisan aspal yang menggantung dan rawan bagi pengguna jalan.
Inisiatif di Tengah Keterbatasan Anggaran
Dikonfirmasi di sela-sela peninjauan lokasi, Kades Pamotan Suko Hariyono mengungkapkan bahwa langkah "patungan" ini diambil karena kondisi keuangan desa yang sedang menipis di akhir tahap anggaran, sementara kebutuhan masyarakat sangat mendesak.
"Dana Desa tahap ini tinggal sedikit, sementara jalan Sumberayu ini adalah urat nadi warga menuju kebun dan akses anak sekolah. Kami tidak bisa membiarkan warga menunggu terlalu lama, karena risikonya besar," tegas Suko kepada Bratapos.com.
Tak ingin melihat warganya kesulitan, pria yang akrab disapa Pak No ini pun mengajak Sekretaris Desa (Sekdes) dan tiga perangkat lainnya untuk bermusyawarah. Hasilnya, mereka sepakat untuk urunan demi membeli material seperti urug, semen, hingga biaya tenaga kerja.
Wujud Pengabdian Tanpa Batas
Senada dengan Kades, Sekdes Pamotan juga membenarkan adanya aksi solidaritas internal perangkat desa tersebut. Menurutnya, hal ini dilakukan semata-mata demi kelancaran aktivitas ekonomi dan mobilitas warga.
"Ini arahan Pak Kades. Beliau selalu menekankan bahwa jabatan adalah amanah. Kalau dana desa belum turun, ya kita talangi dulu secara swadaya. Yang penting akses warga lancar, petani bisa angkut hasil panen, dan anak-anak tidak perlu memutar jauh untuk sekolah," ujarnya.
Langkah humanis ini pun mendapat apresiasi luar biasa dari masyarakat setempat. Sutikno, warga RT 04 Dusun Sumberayu, mengaku terharu dengan kepedulian pimpinan desanya.
"Jarang ada Kades dan perangkat yang mau rogoh kocek sendiri seperti ini. Biasanya harus nunggu prosedur anggaran yang lama. Lha ini Pak No langsung gerak cepat turun ke lapangan," ungkap Sutikno penuh syukur.
Gotong Royong Bersama Warga
Bagi Suko Hariyono, pengabdian adalah prioritas utama. Ia percaya bahwa setiap kebaikan yang dilakukan untuk masyarakat akan membawa berkah tersendiri bagi kemajuan desa kedepannya.
"Rezeki sudah ada yang mengatur. Kalau kita memudahkan urusan warga, insyaallah jalannya pembangunan di desa ini juga akan dilancarkan oleh Yang Maha Kuasa," pungkasnya.
Hingga berita ini diturunkan, kegiatan kerja bakti perbaikan jalan Sumberayu telah dimulai hari ini, Senin (11/05/2026). Nampak sinergi antara perangkat desa dan warga bahu-membahu melakukan pengurukan agar jalan bisa segera dilalui kendaraan roda dua dengan aman. (Zen)
Prev Article
Ratusan Siswa Diduga Keracunan MBG, SPPG Tembok Dukuh Surabaya Tarik Seluruh Makanan
Next Article
Korban Dugaan Jual Beli Lapak Alun-Alun Kota Batu Terus Bertambah, Modus Janji Manis Oknum Paguyuban Sejak 2019