Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles

Kebijakan Privasi

Kami menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik di situs kami. Dengan melanjutkan menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookies kami. Baca, Privacy Policy, and Terms of Service.

65 Personel Yonarmed 8/UY Tiba di Banyuwangi, Koramil 0825/21 Kalipuro Jadi Pusat Koordinasi Pengamanan Wilayah

BANYUWANGI, BRATAPOS.com – Kehadiran pasukan artileri medan dari Yonarmed 8/UY di wilayah Kalipuro, Banyuwangi, menjadi sinyal penguatan koordinasi teritorial dan pengamanan wilayah strategis, khususnya di kawasan penyangga Pelabuhan Ketapang.

Sebanyak 65 personel yang tergabung dalam satu Satuan Setingkat Kompi (SSK) tiba di Koramil 0825/21 Kalipuro pada Rabu (1/4/2026) pukul 16.10 WIB. Kedatangan pasukan dipimpin Komandan Kompi (Danki) Kapten Arm Mariko Dita Widodo, didampingi tiga perwira peleton: Lettu Arm La Ode Asnar, Letda Arm Ari Wibowo Adji M, serta Bintara Peleton Serka Jarot Eko Wahyudi.

BACA JUGA : Polresta Banyuwangi Sosialisasikan UU Nomor 14 Tahun 2025 tentang Haji dan Umrah, Perkuat Pengawasan PPIU dan PIHK

Koramil 0825/21 Kalipuro langsung berperan sebagai simpul awal koordinasi dan pengendalian administrasi teritorial. Danramil Kalipuro, Kapten Kav I Made Slamet Adi Santosa, menegaskan bahwa kehadiran Yonarmed 8/UY merupakan bagian dari penguatan sinergi lintas satuan dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah.

“Kami menerima dan memfasilitasi kedatangan pasukan sesuai prosedur. Koramil menjadi titik tumpu koordinasi awal sebelum pelaksanaan tugas di lapangan,” tegasnya.

Secara struktur, SSK Yonarmed 8/UY yang tiba di Kalipuro telah tersusun lengkap. Lettu Arm La Ode Asnar memimpin Peleton 1, Letda Arm Ari Wibowo Adji M memimpin Peleton 2, sementara Peleton 3 berada di bawah komando Serka Jarot Eko Wahyudi. Formasi ini dinilai efektif untuk mendukung operasi teritorial sekaligus latihan lapangan yang terintegrasi dengan kondisi geografis Banyuwangi.

Meski bersifat administratif dan terencana, Koramil tetap menerapkan standar pengamanan wilayah. Personel Bintara Pembina Desa (Babinsa) disiagakan untuk melakukan pendampingan serta komunikasi sosial guna menjaga kondusivitas di tengah masyarakat.

“Kami pastikan seluruh aktivitas berjalan aman dan terkoordinasi. Kehadiran mereka justru memperkuat rasa aman masyarakat,” ujar Danramil.

Di sisi lain, kehadiran iring-iringan kendaraan militer sempat menarik perhatian warga, terutama di kawasan Ketapang. Namun situasi tetap terkendali tanpa gangguan terhadap arus lalu lintas maupun aktivitas penyeberangan.

“Awalnya kaget lihat kendaraan militer masuk, tapi ternyata aman dan tertib,” ungkap Siti, salah satu warga sekitar.

Hingga malam hari, seluruh personel Yonarmed 8/UY telah diterima secara resmi dalam wilayah binaan Koramil 0825/21 Kalipuro. Dengan sistem koordinasi yang tertib dan terstruktur, Koramil kembali menegaskan posisinya sebagai penghubung strategis antara kekuatan militer dan masyarakat sipil di Banyuwangi.

Kehadiran pasukan ini diharapkan tidak hanya memperkuat kesiapsiagaan wilayah, tetapi juga mendukung stabilitas keamanan di jalur vital Banyuwangi sebagai gerbang utama konektivitas Jawa–Bali. (rag/bp-bwi)

Amir Nisi Amir Nisi Amir Nisi
Prev Article
Arus Balik Lebaran 2026 Lumpuhkan Ketapang, TNI AL Intervensi Cepat Kerahkan Ratusan Personel
Next Article
Aksi Humanis TNI di Tengah Kemacetan Ketapang, Kodim 0825/Banyuwangi Bagikan Air dan Roti untuk Sopir Truk

Related to this topic:

Be the first to write a comment.