Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles

Kebijakan Privasi

Kami menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik di situs kami. Dengan melanjutkan menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookies kami. Baca, Privacy Policy, and Terms of Service.

Pembinaan Moderasi Beragama Tingkat Sekolah Dasar Katolik, Chaironi: Tanamkan Kasih Sayang Sesama

BANYUWANGI || Bratapos.com – Kepala Kantor Kementerian Agama  Kabupaten Banyuwangi Chaironi Hidayat menyapa siswa Katolik tingkat sekolah dasar di Desa Curahjati, pada Selasa (20/02/24).

BACA JUGA : Merawat Nilai Luhur: Rangkaian Haul Akbar H.R. Djimat Hendro Soewarno 2026 oleh PSHW-TM Cabang Ponorogo

Acara yang digelar di aula rumah singgah, bertempat satu lokasi dengan Gua Maria, di Desa Curahjati, Kecamatan Purwoharjo, Banyuwangi. Chaironi Hidayat atau yang akrab disapa Pak Roni, membuka kegiatan Pembinaan Moderasi Beragama Bagi Siswa Katolik Tingkat Dasar di Banyuwangi.

"Tanamkan rasa kasih sayang kepada sesama, semoga anak-anakku tetap menjadi anak yang bisa mengasihi sesama tanpa harus memandang dari agama apa, dan suku apa mereka", pesan Chaironi.

Acara yang diselenggarakan oleh Penyelenggara Katolik Kemenag Banyuwangi itu, diikuti sebanyak 50 peserta dari siswa tingkat dasar yang berasal dari SD Katolik Sang Timur Sumberjati. Kegiatan ini disambut antusias oleh Kepala Sekolah SD Katolik Sang Timur Sumberjati, Suster Klara Sulastrina yang akrab dipanggil Suster Mathea.

"Saya sangat senang dengan kegiatan pembinaan seperti ini, dimana siswa kami mendapat perhatian dan kesempatan untuk belajar lebih dalam mengenai moderasi beragama," tutur Suster Mathea.

"Semoga kegiatan seperti ini dapat berkelanjutan dan menjadi program rutin dari Gara Katolik yang turun untuk menyapa siswa katolik yang tersebar di Kabupaten Banyuwangi," harapnya.

Sebelumnya, Penyelenggara Katolik Kemenag Banyuwangi Aries Papudi dalam laporannya mengatakan, moderasi beragama di sekolah adalah suatu pendekatan yang diterapkan dalam lingkungan pendidikan untuk mengajarkan nilai-nilai toleransi, pemahaman, dan kerjasama antara individu beragama yang berbeda.

“Tujuan kegiatan ini untuk menciptakan lingkungan yang inklusif dan harmonis dimana anak-anak dapat belajar dan tumbuh dengan menerima perbedaan agama”, terang Aries Papudi, Penyelenggara Katolik Kemenag Banyuwangi.

Diharapkan, dengan pembinaan moderasi beragama dalam pendidikan dasar, dapat membentuk generasi yang menghargai perbedaan, membangun toleransi, dan mampu hidup berdampingan secara damai.

Pewarta : Ruslan AG
Editor/Publisher : Shelor

Amir Nisi Amir Nisi Amir Nisi
Prev Article
Datang dan Ramaikan Agenda Kecamatan Sananwetan: Festival Kali KarPlos (Sendang Mbah Bawok)
Next Article
Laksanakan Upacara Militer, Danlanal Banyuwangi Bacakan Amanat KASAL Pada Peringatan HUT POMAL Ke-78

Related to this topic:

Be the first to write a comment.