Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles

Kebijakan Privasi

Kami menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik di situs kami. Dengan melanjutkan menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookies kami. Baca, Privacy Policy, and Terms of Service.

KUR BRI Berdayakan UMKM Lokal, Ciptakan Lapangan Kerja dan Perkuat Ekonomi Ponorogo

Ponorogo || Bratapos.com - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat perekonomian rakyat, sejalan dengan visi pembangunan nasional dan Astacita Presiden Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya pemerataan ekonomi dan pemberdayaan sektor usaha kecil menengah (UKM).

Salah satu bukti nyata dari peran aktif BRI adalah keberhasilan Eko Setiawan (34), seorang pengusaha muda asal Desa Wringinanom, Kecamatan Sambit, Kabupaten Ponorogo. Berkat pembiayaan melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI, Eko berhasil mengembangkan usaha bata hias yang kini dikenal dengan nama Bata Hias Ponorogo.

BACA JUGA : Lewat Bhabinkamtibmas, Polsek Pronojiwo Kawal Produktivitas Jagung di Dusun Mulyoarjo

Usaha Eko bermula dari produksi genteng skala rumahan. Namun pada tahun 2014, ia memutuskan beralih fokus ke pembuatan bata hias, setelah melihat tingginya permintaan pasar terhadap material bangunan dengan nilai estetika tinggi.

“Ada banyak pelanggan yang meminta bata hias untuk rumah bergaya industrial dan rustic. Dari situ saya mulai mencoba produksi bata ekspos dan bata tempel,” jelas Eko saat ditemui di tempat produksinya, Rabu (22/10/2025).

Produk Bata Hias Ponorogo terbagi menjadi dua jenis utama:

Bata Pres Ekspos, yang digunakan untuk dinding luar dan interior rumah dengan tampilan alami.

Bata Tempel, yang lebih tipis dan biasanya digunakan untuk finishing dinding.

Berkat kualitas produk dan daya tahan materialnya, produk Eko telah menjangkau pasar ke berbagai kota seperti Sragen, Karanganyar, Ngawi, Kediri, Tulungagung, Malang, hingga ke Bali. 

Perjalanan bisnis Eko tidak lepas dari dukungan pembiayaan melalui KUR Mikro BRI Unit Sambit. Mulanya, ia hanya memperoleh pinjaman sebesar Rp5 juta. Namun dengan manajemen yang baik dan pertumbuhan usaha yang konsisten, plafon pinjamannya kini meningkat hingga Rp100 juta.

“Pinjaman dari BRI sangat membantu, terutama untuk pembelian lahan dan pengembangan usaha. Prosesnya mudah, bunganya juga rendah, sangat meringankan bagi kami pelaku usaha kecil,” ungkap Eko.

Pada tahun 2024, seiring meningkatnya permintaan, Eko membuka cabang tempat produksi baru di Dukuh Ngrenak, Desa Ketro, Kecamatan Sawoo. Kini, usahanya mampu memproduksi hingga 1.000 bata per hari dan mempekerjakan 10 orang tenaga kerja lokal, menciptakan dampak ekonomi yang signifikan bagi masyarakat sekitar.

Pemimpin Cabang BRI Ponorogo, Agus Adi Hermanto, mengapresiasi kesuksesan Eko yang dinilainya sebagai cerminan nyata dari sinergi antara program perbankan dan arah kebijakan pembangunan nasional.

“Program KUR BRI menjadi instrumen penting dalam mendukung agenda ekonomi kerakyatan sebagaimana tertuang dalam Astacita Presiden Prabowo. Melalui akses permodalan yang terjangkau dan inklusif, kami ingin UMKM naik kelas, membuka lapangan kerja, dan memperkuat ekonomi dari tingkat akar rumput,” tegas Agus.

Ia juga menekankan bahwa kisah seperti Eko adalah inspirasi bagi pelaku usaha lain untuk terus berkembang dengan dukungan pembiayaan yang bertanggung jawab dan terarah.

Eko yang kini tinggal bersama istri dan anaknya masih terus berinovasi, baik dalam hal produksi maupun pemasaran. Ia berencana memanfaatkan teknologi digital untuk memperluas jangkauan pasar serta meningkatkan kapasitas produksi melalui mesin cetak otomatis.

“Ke depan saya ingin ekspansi ke pasar luar Jawa dan memperluas sistem distribusi. Harapan saya, BRI terus menjadi mitra strategis bagi UMKM seperti kami,” kata Eko optimis.

Ia juga menyampaikan harapannya agar semakin banyak pelaku usaha kecil yang bisa mendapatkan akses permodalan seperti dirinya.

“Terima kasih kepada BRI yang telah mendukung kami melalui program KUR. Semoga semakin banyak pelaku usaha kecil yang bisa berkembang dan mandiri,” tutup Eko.

Langkah BRI dalam memperluas penyaluran KUR merupakan bagian dari implementasi strategi pembangunan nasional yang inklusif dan berkeadilan sosial, sebagaimana diamanatkan dalam Astacita Presiden Prabowo. Melalui dukungan nyata terhadap UMKM, BRI membantu mewujudkan kesejahteraan yang merata dan memperkuat fondasi ekonomi bangsa dari bawah ke atas.

 

 

Amir Nisi Amir Nisi Amir Nisi
Prev Article
SOBAT RSUD Dolopo: Solusi Antar Obat ke Rumah, Tingkatkan Layanan dan Berdayakan Masyarakat
Next Article
DPRD Lombok Barat Soroti Pemutusan 1.632 Tenaga Honorer, Jangan Sampai Menciptakan Penganggguran Baru

Related to this topic:

Be the first to write a comment.