Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles

Kebijakan Privasi

Kami menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik di situs kami. Dengan melanjutkan menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookies kami. Baca, Privacy Policy, and Terms of Service.

Kalapas Banyuwangi Kukuhkan Karupam, Wakarupam, dan Ka P2U: Tekankan Optimalisasi dan Integritas Pengamanan

BANYUWANGI || Bratapos.com – Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIA Banyuwangi, I Wayan Nurasta Wibawa, mengukuhkan jajaran strategis pengamanan yang terdiri dari Komandan Regu Pengamanan (Karupam), Wakil Komandan Regu Pengamanan (Wakarupam), dan Komandan Pengamanan Pintu Utama (Ka P2U), Kamis (11/9/2025).

Pengukuhan yang berlangsung dalam apel pagi pegawai di Lapangan Apel depan Gazebo Lapas ini, menandai komitmen manajemen Lapas Banyuwangi dalam memperkuat sistem pengamanan berbasis profesionalisme, disiplin, dan akuntabilitas.

BACA JUGA : Komda Lansia Jatim Puji Pelayanan Lansia di Lapas Banyuwangi, Warga Binaan Beri Testimoni Positif

Dalam amanatnya, Kalapas menegaskan bahwa pengukuhan ini bukan sekadar formalitas, melainkan langkah strategis untuk memperjelas alur komando, pembagian tugas, serta tanggung jawab di lapangan.

“Dengan struktur yang jelas, setiap petugas diharapkan mampu mengoptimalkan kinerjanya sesuai fungsi masing-masing. Efektivitas pelaksanaan tugas ini, akan berdampak langsung pada meningkatnya stabilitas keamanan dan ketertiban di dalam Lapas,” ujar Wayan Nurasta.

Ia menekankan, meski fungsi telah terbagi secara spesifik, koordinasi lintas seksi tetap menjadi pilar utama keberhasilan pengamanan.

“Koordinasi yang solid adalah kunci. Tidak ada artinya pembagian tugas tanpa sinergi antar petugas. Sistem pengamanan yang efektif lahir dari kolaborasi dan komunikasi yang terintegrasi,” tuturnya.

Lebih lanjut, Kalapas mengingatkan bahwa tanggung jawab menjaga keamanan bukan hanya milik regu pengamanan semata, melainkan kewajiban kolektif seluruh jajaran pemasyarakatan.

“Setiap pegawai Lapas, tanpa terkecuali, adalah bagian dari garda pengamanan. Kewaspadaan dan kepedulian bersama akan memperkokoh benteng keamanan kita,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya konsistensi dalam menegakkan disiplin dan mematuhi Standar Operasional Prosedur (SOP), serta regulasi perundang-undangan yang berlaku. Hal ini, menurutnya, akan menjadi fondasi utama dalam membangun Lapas yang tidak hanya aman, tetapi juga humanis dalam pelayanan dan pembinaan warga binaan.

Dengan pengukuhan ini, Lapas Banyuwangi meneguhkan langkah untuk memperkuat sistem keamanan berlapis yang modern, responsif, dan berorientasi pada pencegahan potensi gangguan sejak dini. (rag/bp-bwi)

Amir Nisi Amir Nisi Amir Nisi
Prev Article
Gencarkan Police Goes to School, Polresta Banyuwangi Teguhkan Generasi Muda Tertib Hukum
Next Article
Mantan Kabid Diskoperindag Gresik Fransiska Dyah Ayu Puspitasari Dan Joko Pristiwanto Pejabat Pengadaan Barang Dan Jasa Divonis 1 Tahun

Related to this topic:

Be the first to write a comment.