Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles

Kebijakan Privasi

Kami menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik di situs kami. Dengan melanjutkan menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookies kami. Baca, Privacy Policy, and Terms of Service.

Komda Lansia Jatim Puji Pelayanan Lansia di Lapas Banyuwangi, Warga Binaan Beri Testimoni Positif

BANYUWANGI, BRATAPOS.com – Komisi Daerah (Komda) Lanjut Usia Jawa Timur memberikan apresiasi terhadap kualitas pelayanan bagi warga binaan lanjut usia di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Banyuwangi, setelah melakukan kunjungan monitoring dan evaluasi pada Kamis (18/6/2026). Kunjungan ini menjadi bagian dari pengawasan terhadap pemenuhan hak-hak kelompok rentan di lingkungan pemasyarakatan.

Rombongan Komda Lansia Jawa Timur dipimpin Ketua Pelaksana Harian, Edi Purwinarto, dan disambut jajaran pemasyarakatan bersama perwakilan pemerintah daerah di Aula Sahardjo Lapas Banyuwangi. Hadir pula Kepala Bidang Pelayanan dan Pembinaan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur, Alzuarman, unsur Biro Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Timur, serta pejabat dari Dinas Sosial.

BACA JUGA : Alumni Jagoan Digital Banyuwangi Juara 3 Dunia CanSat Competition 2026 di Amerika Serikat

Kunjungan ini bertujuan memastikan pelayanan terhadap warga binaan lansia berjalan optimal, mulai dari pemenuhan kebutuhan dasar, layanan kesehatan, hingga pembinaan sosial yang mendukung kualitas hidup mereka selama menjalani masa pidana.

Menurut Edi Purwinarto, warga binaan lanjut usia merupakan kelompok dengan kerentanan tinggi yang membutuhkan perhatian khusus dari negara. Karena itu, layanan yang diberikan tidak boleh sekadar administratif, tetapi juga harus berorientasi pada aspek kemanusiaan.

“Pemenuhan kesejahteraan lanjut usia merupakan tanggung jawab bersama. Kami hadir untuk melihat langsung bagaimana pelayanan yang diberikan kepada warga binaan lansia di Lapas Banyuwangi,” ujar Edi.

Tak sekadar melakukan pemantauan administratif, Komda Lansia juga membuka ruang dialog langsung dengan para warga binaan lansia. Dalam sesi ini, mereka diberikan kesempatan untuk menyampaikan pengalaman, kondisi sehari-hari, hingga penilaian terhadap pelayanan yang diterima.

Dari dialog tersebut, muncul berbagai testimoni positif. Salah satu warga binaan lansia, Siswanto, mengungkapkan bahwa fasilitas dan pelayanan yang diterimanya selama berada di lapas dinilai cukup baik.

Menurut Siswanto, kebutuhan dasar seperti makanan bergizi, kebersihan kamar hunian, serta akses terhadap layanan kesehatan telah terpenuhi secara layak.

“Selama berada di sini kami mendapatkan makanan yang baik dan cukup, kondisi kamar juga bersih serta nyaman. Ketika ada keluhan kesehatan, petugas kesehatan juga cepat memberikan pelayanan dan perhatian kepada kami,” ungkapnya.

Usai sesi dialog, rombongan melanjutkan peninjauan ke kamar hunian warga binaan lansia serta Klinik Pratama Lapas Banyuwangi. Peninjauan ini dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi sarana prasarana, kebersihan lingkungan, hingga kesiapan fasilitas kesehatan bagi para penghuni lanjut usia.

Berdasarkan hasil pemantauan lapangan, Komda Lansia Jawa Timur menilai pelayanan di Lapas Banyuwangi telah menunjukkan implementasi pemasyarakatan yang humanis. Edi menekankan, bahwa kualitas layanan semacam ini perlu terus dijaga dan ditingkatkan.

Menurutnya, pelayanan terhadap lansia bukan sekadar kewajiban moral, tetapi amanat hukum sebagaimana tertuang dalam Undang-Undang Nomor 13 Tahun 1998 tentang Kesejahteraan Lanjut Usia.

“Pelayanan yang baik ini harus terus dipertahankan karena merupakan bagian dari tanggung jawab pemerintah. Warga binaan lansia tetap berhak mendapatkan perlindungan dan kesejahteraan yang layak,” tegas Edi.

Sementara itu, Alzuarman, menegaskan komitmen jajaran Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur untuk terus memperkuat pelayanan terhadap kelompok rentan di seluruh Unit Pelaksana Teknis pemasyarakatan.

Ia menilai, pelayanan bagi warga binaan lansia merupakan indikator penting dalam mewujudkan sistem pemasyarakatan yang adil, inklusif, dan berbasis penghormatan terhadap hak asasi manusia.

“Kami berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan pemasyarakatan, khususnya bagi warga binaan lanjut usia. Pemenuhan hak, layanan kesehatan, pembinaan, serta kebutuhan dasar mereka akan terus menjadi perhatian kami,” katanya.

Kunjungan Komda Lansia Jawa Timur ke Lapas Banyuwangi ini sekaligus memperkuat sinergi antara lembaga pemasyarakatan, pemerintah daerah, dan instansi terkait dalam memastikan kelompok lanjut usia tetap memperoleh pelayanan yang bermartabat.

Langkah tersebut menjadi bagian penting dari upaya menghadirkan sistem pemasyarakatan modern yang tidak hanya menitikberatkan pada pembinaan, tetapi juga menjunjung tinggi nilai kemanusiaan, perlindungan sosial, dan keadilan bagi seluruh warga binaan. (rag/bp-bwi)

Amir Nisi Amir Nisi Amir Nisi
Prev Article
Alumni Jagoan Digital Banyuwangi Juara 3 Dunia CanSat Competition 2026 di Amerika Serikat
Next Article
Petik Laut Pantai Lampon Banyuwangi Kembali Digelar, Tradisi Sakral Nelayan yang Bertahan Hampir Seabad

Related to this topic:

Be the first to write a comment.