Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles

Kebijakan Privasi

Kami menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik di situs kami. Dengan melanjutkan menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookies kami. Baca, Privacy Policy, and Terms of Service.

TNI dan Petani Bersatu, Semangat Dalan Mewujudkan Ketahanan Pangan

Madiun || Bratapos.com - Kedekatan antara Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan rakyat bukanlah sekadar slogan semata, melainkan telah menjadi realita yang tumbuh kuat dalam kehidupan masyarakat. Salah satu wujud nyata dari sinergi tersebut terlihat dalam program ketahanan pangan, di mana para prajurit TNI tidak hanya menjalankan peran sebagai penjaga kedaulatan negara, tetapi juga sebagai sahabat dan mitra para petani.

Semangat pengabdian tanpa pamrih menjadi ciri khas yang melekat dalam diri setiap prajurit, termasuk yang dilakukan oleh para anggota Koramil 0803-09/Saradan, Kodim 0803/Madiun. Di Desa Bajulan, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, para Babinsa hadir bukan hanya untuk mendampingi, tetapi juga menyatu dengan kehidupan para petani—sang pahlawan pangan.

BACA JUGA : Dies Natalis V UNIPAR Jember, Jalan Sehat dan Bakti Sosial Warnai Festival Argopuro I

Dengan penuh semangat dan keakraban, para prajurit membaur bersama masyarakat desa, membantu mengatasi berbagai tantangan dalam pertanian. Pendampingan ini tidak hanya dilakukan saat musim tanam tiba, tetapi dimulai sejak tahap awal pengolahan lahan hingga panen dan penyerapan hasil produksi oleh Bulog.

“Pendampingan yang kita lakukan sejak tahap awal, mulai dari penyiapan lahan, pembibitan, penanaman, hingga perawatan padi dan penyerapan gabah oleh Bulog,” ujar Pelda Kokok Winarko, salah satu Babinsa yang bertugas di Desa Bajulan, Rabu (14/5/2025).

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa pendampingan tersebut juga mencakup bantuan dalam pengendalian hama serta penyediaan pupuk yang sering kali menjadi kendala utama bagi para petani. Meski harus turun ke sawah dan bergelut dengan lumpur, Kokok menjalani tugasnya dengan tulus dan tanpa keluhan.

“Sebagai prajurit, khususnya Babinsa, kehadiran kita harus benar-benar bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Membantu petani adalah salah satu bentuk pengabdian kami untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat desa,” tegasnya.

Selain untuk mendukung keberhasilan petani, pendampingan ini juga merupakan bagian dari kontribusi TNI dalam mendukung program ketahanan pangan nasional guna mencapai kemandirian dan swasembada pangan di Indonesia.

Aksi nyata Kokok dan rekan-rekannya tidak hanya dirasakan, tetapi juga sangat diapresiasi oleh para petani setempat. Karmin, salah satu petani Desa Bajulan, mengungkapkan rasa terima kasih dan dukungannya atas pendampingan yang diberikan oleh TNI.

“Kami para petani di Desa Bajulan sangat terbantu. Ketika ada masalah seperti serangan hama atau kesulitan mendapatkan pupuk, bapak-bapak TNI selalu siap membantu dan mencarikan solusi,” ungkapnya.

Apresiasi juga datang dari Danrem 081/DSJ, Kolonel Arm Untoro Hariyanto, yang memuji dedikasi dan ketulusan Pelda Kokok dalam mendampingi para petani. Menurutnya, apa yang dilakukan oleh Kokok merupakan teladan yang patut dicontoh oleh seluruh Babinsa di jajaran Korem 081/DSJ.

“Pelda Kokok ini contoh nyata Babinsa yang hadir dan memberi manfaat bagi masyarakat. Inilah bentuk pengabdian yang sebenarnya. Babinsa harus bisa berbuat nyata dan membantu rakyat,” ujar Kolonel Untoro.

Ia juga berharap semangat dan ketulusan seperti yang ditunjukkan oleh Pelda Kokok dapat menjadi inspirasi bagi seluruh prajurit, terutama yang bertugas langsung di tengah-tengah masyarakat.

“Jangan pernah lelah untuk berbuat bagi rakyat. Di sanalah letak kebanggaan sejati seorang prajurit,” pungkasnya. (Jhon Mongaz)

Amir Nisi Amir Nisi Amir Nisi
Prev Article
Hadirnya Jaksa Di ULP Pokja Kantor Bupati Buru untuk pendampingan
Next Article
Mahasiswa Geram, Akibat Adanya Sengketa dan Intervensi Eksternal, Pelantikan BEM dan Organisasi Mahasiswa Universitas Mataram Tertunda

Related to this topic:

Be the first to write a comment.