Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles

Kebijakan Privasi

Kami menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik di situs kami. Dengan melanjutkan menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookies kami. Baca, Privacy Policy, and Terms of Service.

Sempat Siap Turun ke Jalan, MAKI Jatim Batal Demo Usai Bertemu Bupati Jember

JEMBER, BRATAPOS.com – Rencana aksi demonstrasi Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Jawa Timur terkait polemik rencana utang Pemkab Jember senilai lebih dari Rp780 miliar resmi dibatalkan. 

Aksi yang semula dijadwalkan pada Senin, 10 Agustus 2026, tersebut dibatal setelah Ketua MAKI Jatim, Heru Satriyo, bertemu langsung dengan Bupati Jember, Dr. Muhammad Fawait, di Pendopo Kabupaten Jember, Minggu (9/8/2026) sekitar pukul 11.25 WIB.

BACA JUGA : SPPG Dawuan-Genteng Majalengka: Sajikan Dimsum Mentai hingga Rendang, Menu Favorit yang Penuh Gizi

Sebelumnya, MAKI dikabarkan telah menyiapkan personel dan armada untuk aksi tersebut. Namun setelah menerima penjelasan langsung dari Bupati, pihaknya memilih menunda aksi guna mendalami persoalan secara menyeluruh.

“Saya dipanggil Gus Bupati dan kami membicarakan apa yang sebenarnya terjadi. Setelah mengkaji lebih dalam keterangan yang disampaikan, kami mengambil sikap untuk melihat kembali persoalan ini secara utuh,” ujar Heru didampingi Ketua LSM Jahanam, Dwi Agus.

MAKI pun menyoroti Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) Jember yang mencapai Rp648 miliar pada akhir 2025. Heru mempertanyakan pembentukan angka tersebut, serta peran DPRD Jember yang dinilai belum menjelaskan SiLPA kepada publik namun justru dikabarkan telah mendatangi Kementerian Keuangan guna menjajaki rencana utang.

“Belum dijawab dan belum disampaikan kepada masyarakat, sudah berangkat ke Kementerian Keuangan menjajaki utang,” sindir Heru.

Meski membatalkan aksi, MAKI menegaskan tidak akan berdiam diri. Pihaknya akan mengkaji data dan kondisi keuangan daerah secara menyeluruh sebelum menentukan sikap, dan tetap mengawal rencana utang tersebut. Sikap resmi MAKI akan disampaikan setelah pendalaman data selesai dilakukan. (rup/bp-jbr)

Amir Nisi Amir Nisi Amir Nisi
Prev Article
Kacabdindik Pemprov Wilayah Sampang Berikan Apresiasi Atas Pencapaian 20 Besar Guru SMK 1 Jrengik
Next Article
Puluhan Ribu Anggota "Penuhi" Stadion Pakansari, BPPKB Banten Rayakan Milad ke-28

Related to this topic:

Be the first to write a comment.