Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles

Kebijakan Privasi

Kami menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik di situs kami. Dengan melanjutkan menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookies kami. Baca, Privacy Policy, and Terms of Service.

Sembrono," Proyek P3-TGAI Dua Putri Rawan Praktik Korupsi

Sampang || bratapos.com - Dalam rangka mendukung program kedaulatan pangan sebagai upaya peningkatan kemampuan ekonomi serta kesejahteraan masyarakat, kegiatan Program Percepatan Peningkatan tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) sebagai kegiatan Padat karya pemerintah yang dalam hal ini Kementrian PUPR melalui Balai Besar Wilayah Sungai ( BBWS) Brantas Jawa Timur 

P3TGAI merupakan pekerjaan pembangunan saluran irigasi yang dikerjakan oleh petani atau penduduk setempat dengan diberikan upah sehingga menambah penghasilan petani atau penduduk desa terutama di antara dua musim tanam dan panen, 

BACA JUGA : Lewat Bhabinkamtibmas, Polsek Pronojiwo Kawal Produktivitas Jagung di Dusun Mulyoarjo

Perihal diatas tersebut tidak berlaku bagi   P3A Dua Putri  pasalnya pembangunan saluran irigasi di Kecamatan Omben  yang diduga Amburadul dalam pelaksanaan teknik  serta banyaknya dugaan Penyimpangan

Teknik pemasangan batu terkesan asal asalan hanya sebatas ditumpuk dan diteplok dengan adukan semen  tidak sesuai gambar teknik bahkan ada beberapa item pekerjaan tidak dilaksanakan salah satunya pondasi dengan kedalaman 20 Cm untuk memperkuat saluran supaya tidak mudah miring. 

Sangat jelas dalam pelaksanan pekerjaan Saluran irigasi P3A Dua Putri sebagai ladang Korupsi material batunya berkwalitas rendah mudah hancur dan patah. 

Perlu juga diketahui Pembangunan Tersebut terlambat dibangun, sampai saat ini belum selesai pelaksanaanya, pasalnya ditahap pertama pekerjaan sudah selesai dikarenakan tahap kedua Sudah Mau dimulai 

Saat ditemui warga sekitar pekerjaan mengatakan, iya, itu belum selesai, baru dikerjakan, kalau urusan benar atau tidak saya gak tahu, tanyakan langsung sama pelaksananya Saiful, ungkapnya. 

Setelahnya awak media menghubungi Saiful namun belum berikan tanggapan yang signifikan, dan kejelasannya, hanya berikan tanggapan untuk minta ketemu," lebih baik ketemu saja mas, katanya singkat.

Amir Nisi Amir Nisi Amir Nisi
Prev Article
Bobrok," Pekerjaan Jalan Paving Ruas Jalan Patapan-Kodak, Bahan Material Berkwalitas Rendah
Next Article
Ada Apa Gelar Perkara Lahan Milik Wamnebo Tertunda Di Polres Buru

Related to this topic:

Be the first to write a comment.