Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles

Kebijakan Privasi

Kami menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik di situs kami. Dengan melanjutkan menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookies kami. Baca, Privacy Policy, and Terms of Service.

Pray For Mataram & Sekitar: Mari Bersama Sama Berbenah Dalam Ketangguhan dan Kewaspadaan

Photo : Persatuan Advokasi Indonesia (PERSADIN)

 

BACA JUGA : Dugaan Arena Judi Sabung Ayam di Candi Sidoarjo, Warga Desak Penindakan

 

 

Mataram,NTB-bratapos.com|| – Bencana banjir yang baru baru ini melanda Kota Mataram dan sekitar menjadi sorotan dan pelajaran penting bagi kita semua untuk selalu menjaga, berbenah dan waspada. 

Dewan Pimpinan pusat (DPN), dan Pengurus wilayah Nusa Tenggara Barat (DPW), Persatuan Advokasi Indonesia (PERSADIN) menyampaikan keperihatinan yang mendalam dalam musibah besar yang terjadi saat ini, dengan seruan "Pray for Mataram dan sekitar ", mengajak seluruh masyarakat untuk bahu membahu membantu dan memberikan pertolongan kepada warga masyarakat yang terdampak banjir sekaligus mengeluarkan pesan dan pernyataan supaya untuk segera berbenah dan selalu waspada lagi dalam menghadapi ancaman bencana hidrometeorologi.

"Banjir yang melanda Kota Mataram dan sekitar baru-baru ini bukan sekadar bencana alam, tapi juga peringatan keras bagi kita semua, mari kita berbenah diri dan segera berikan pertolongan kepada warga masyarakat yang terdampak banjir sekarang ini.

Kami menyoroti bahwa di tengah perubahan iklim yang semakin ekstrem dan alih fungsi lahan yang tak terkendali, risiko bencana hidrometeorologi, seperti banjir dan tanah longsor, semakin nyata dan mengancam keselamatan kita semua.

 

Mari Berbenah diri dan Membangun Ketangguhan dan selalu tetap waspada 

 

Dengan kondisi geografis dan iklim sekarang ini yang tak jauh berbeda dari iklim sebelumnya, kami menghimbau dan menegaskan bahwa kita dipulau lombok dan pulau sumbawa yang belum merasakan musibah seperti sekarang ini, tidak boleh lengah atau menunggu giliran untuk mengalami hal serupa. "Sudah saatnya kita berbenah dan selalu waspada," serunya.

langkah-langkah konkret yang harus segera kita lakukan diantaranya memperkuat sistem drainase di seluruh wilayah, menghijaukan kembali daerah tangkapan air untuk menjaga keseimbangan ekosistem, memperketat pengawasan terhadap pembangunanyang berpotensi merusak lingkungan, membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga alam.

Kami menekankan pentingnya tindakan preventif dan kolektif. "Kita tidak ingin menyesal di kemudian hari. Kita ingin menjadi daerah yang siap, tangguh, dan peduli akan itu semua. (***)

 

Amir Nisi Amir Nisi Amir Nisi
Prev Article
RPJMD Kota Madiun 2025–2029 Disetujui DPRD dengan 9 Catatan Kritis, Dewan Desak Fokus pada Kebutuhan Riil Masyarakat
Next Article
Proyek Drainase Rp129 Juta di Desa Tanjung Mulia Rusak Parah, Padahal Baru Rampung April Lalu

Related to this topic:

Be the first to write a comment.