Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles

Kebijakan Privasi

Kami menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik di situs kami. Dengan melanjutkan menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookies kami. Baca, Privacy Policy, and Terms of Service.

Penanaman Serentak 10.000 Pohon Kelapa, Lapas Banyuwangi Siap Implementasi di SAE Pakis

BANYUWANGI || Bratapos.com – Upaya mewujudkan ketahanan pangan nasional terus digelorakan oleh Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas). Salah satunya melalui kegiatan penanaman serentak bibit pohon kelapa yang dilaksanakan di seluruh Indonesia, Selasa (9/9/2025). 

Agenda nasional ini dipusatkan di Nusakambangan, sementara untuk wilayah Jawa Timur, kegiatan dipusatkan di Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Lapas Kelas I Malang, Ngajum, Kabupaten Malang.

BACA JUGA : Komda Lansia Jatim Puji Pelayanan Lansia di Lapas Banyuwangi, Warga Binaan Beri Testimoni Positif

Kegiatan di SAE Ngajum dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Ditjen Pemasyarakatan Jawa Timur, Kadiyono, serta diikuti oleh seluruh Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan dan Imigrasi se-Jawa Timur. Turut hadir pula jajaran Forkopimda Kabupaten Malang, yang memberi dukungan penuh terhadap program strategis nasional ini.

Salah satu yang hadir adalah Kepala Lapas Kelas IIA Banyuwangi, I Wayan Nurasta Wibawa. Kehadirannya menjadi bentuk komitmen nyata Lapas Banyuwangi dalam mensukseskan program ketahanan pangan yang masuk dalam Asta Cita Presiden serta selaras dengan 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan.

Dalam sambutannya, Kakanwil Kemenimipas Jatim, Kadiyono, menegaskan bahwa penanaman serentak ini bukan sekadar seremoni. Total ada 10.000 bibit kelapa yang disebar di seluruh Jawa Timur, dengan rincian:

▪︎ 3.331 bibit ditanam di SAE Ngajum, Malang.

▪︎ 6.669 bibit lainnya dialokasikan untuk seluruh UPT Pemasyarakatan dan Imigrasi di Jawa Timur.

“Ini adalah langkah konkret menjaga kelestarian lingkungan sekaligus menguatkan ketahanan pangan. Pohon kelapa bukan hanya bernilai ekologis, tetapi juga memiliki nilai ekonomi tinggi yang bisa mendukung kesejahteraan masyarakat,” tegas Kadiyono.

Sejalan dengan agenda pusat, Kalapas Banyuwangi, I Wayan Nurasta Wibawa, memastikan pihaknya segera melakukan penanaman bibit kelapa di lahan SAE Lapas Banyuwangi yang berlokasi di Kelurahan Pakis.

“Keikutsertaan kami adalah bukti kesungguhan untuk berkontribusi dalam program nasional ini. Kami akan menanam bibit yang telah dialokasikan secara bertahap di SAE Pakis, dan kami berharap hal ini memberi manfaat nyata bagi ketahanan pangan sekaligus pembangunan ekonomi kerakyatan,” ujar Wayan Nurasta, Rabu (10/9/2025).

Program penanaman kelapa ini menegaskan bahwa pemasyarakatan tidak hanya berfokus pada pembinaan narapidana, tetapi juga mengambil peran aktif dalam pembangunan berkelanjutan. 

Dengan menanam pohon kelapa yang dikenal sebagai “pohon kehidupan”, kegiatan ini diharapkan mampu memberi dampak ekologis, sosial, dan ekonomi bagi masyarakat sekitar. (rag/bp-bwi)

Amir Nisi Amir Nisi Amir Nisi
Prev Article
Pemkab Sidoarjo Lepas 54 Kontingen MTQ ke-XXXI Tahun 2025, Target Rebut Kembali Juara Umum
Next Article
Gencarkan Police Goes to School, Polresta Banyuwangi Teguhkan Generasi Muda Tertib Hukum

Related to this topic:

Be the first to write a comment.