Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles

Kebijakan Privasi

Kami menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik di situs kami. Dengan melanjutkan menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookies kami. Baca, Privacy Policy, and Terms of Service.

KAI Daop 7 Madiun Gelar “Media Journey” ke Purwokerto: Ajak Wartawan Kenali Lebih Dekat Sistem Kerja Perkeretaapian Nasional

Kota Madiun || Bratapos.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun kembali menghadirkan inovasi dalam upaya mempererat hubungan dengan media melalui kegiatan bertajuk “Media Journey”. Program ini menjadi sarana edukatif bagi para jurnalis untuk mengenal lebih dekat sistem kerja, operasional, serta peran strategis perkeretaapian nasional dalam menunjang transportasi publik di Indonesia.

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini diikuti puluhan jurnalis media cetak, elektronik, dan online dari wilayah Madiun, Kediri, dan Blitar. Rombongan dilepas langsung oleh Vice President (VP) Daop 7 Madiun, Suharjono, dari Stasiun Besar Madiun pada Rabu (15/10/2025) sore.

BACA JUGA : Awali Musim Umrah 2026: PT Zain Haramain Berangkatkan 49 Jamaah, IDAWATI Pastikan Pendampingan Total

Dengan menumpang Kereta Api Kertanegara, rombongan berangkat menuju Purwokerto untuk mengikuti serangkaian kegiatan edukatif. Selama perjalanan sekitar lima jam, peserta “Media Journey” menikmati berbagai pemandangan jalur selatan, sekaligus berhenti di sejumlah stasiun penting.

Salah satu momen menarik adalah ketika kereta melintasi Terowongan Hijau, jalur legendaris sepanjang 850 meter yang dibangun oleh perusahaan kereta api negara Staatsspoorwegen (SS) pada masa kolonial Belanda tahun 1885–1886. 

Terowongan ini dikenal memiliki nilai sejarah tinggi sekaligus kisah mistis yang melegenda di kalangan masyarakat dan pecinta kereta api.

Memasuki hari kedua, rombongan jurnalis diajak mengunjungi Depo Lokomotif Kelas A Purwokerto, salah satu depo terbesar di lintas selatan yang memiliki peran vital dalam memastikan kelayakan dan kesiapan armada lokomotif KAI.

Di lokasi tersebut, para jurnalis berkesempatan melihat langsung proses perawatan dan pengecekan lokomotif, mulai dari inspeksi harian, pemeriksaan sistem kelistrikan dan mekanik, hingga proses overhaul mesin. 

Mereka juga mengunjungi jembatan putar (turn table), bengkel perawatan harian, ruang permesinan, serta mencoba simulator sistem kontrol lokomotif yang dijelaskan secara rinci oleh Supervisor Perawatan UPT Depo Lokomotif Purwokerto, Adi Saputro.

Menurut Manajer Humas KAI Daop 7 Madiun, Rokhmad Makin Zainul, kegiatan ini merupakan bentuk transparansi dan edukasi dari KAI kepada masyarakat melalui rekan-rekan media.

“Banyak masyarakat belum mengetahui bahwa sebelum sebuah lokomotif dioperasikan, ada tim yang bekerja 24 jam melakukan pemeriksaan detail pada setiap komponennya. Kesalahan sekecil apa pun bisa berakibat fatal terhadap keselamatan perjalanan,” jelas Zainul, Kamis (16/10/2025) sore.

Ia juga menambahkan, kegiatan Media Journey ini juga menjadi wadah untuk mempererat hubungan antara KAI dan insan media. Melalui dialog dan perjalanan bersama, diharapkan terbangun jembatan komunikasi yang positif dalam penyebaran informasi terkait perkembangan layanan KAI, khususnya di wilayah kerja Daop 7 Madiun.

“Kami ingin teman-teman media memahami lebih dekat bagaimana sistem kerja KAI berjalan. Dengan pemahaman yang lebih baik, kami berharap publik mendapatkan informasi yang akurat dan edukatif tentang dunia perkeretaapian,” tandasnya.

Kegiatan Media Journey Daop 7 Madiun ini diharapkan menjadi program berkelanjutan untuk membangun kesadaran publik tentang pentingnya transportasi massal berbasis rel yang aman, efisien, dan ramah lingkungan.

 

Amir Nisi Amir Nisi Amir Nisi
Prev Article
Direktur Gerakan Indonesia Bersih Romi Makmur Rangkuti Minta Bupati Deliserdang Copot Kadis CIKATARU Deliserdang
Next Article
Perumda Air Minum Surya Sembada Memastikan Semburan di Sungai Kebon Agung, Rungkut Madya bukan jalur Pipa Milik Perumda Air Minum (PDAM)

Related to this topic:

Be the first to write a comment.