Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles

Kebijakan Privasi

Kami menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik di situs kami. Dengan melanjutkan menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookies kami. Baca, Privacy Policy, and Terms of Service.

Bupati Sanusi Panen Melon Golden di Donomulyo, Siap Tembus Pasar Ekspor!

Malang || Bratapos.com - Sektor pertanian modern di Kabupaten Malang terus menunjukkan taringnya. Kali ini, giliran Desa Sumberoto, Kecamatan Donomulyo, yang unjuk gigi melalui budidaya melon hidroponik varietas golden. Tak main-main, melon hasil Dana Mulia Farm (DMF) ini tengah dipersiapkan untuk merambah pasar ekspor ke Hong Kong dan Singapura.

Potensi menjanjikan ini dipantau langsung oleh Bupati Malang, M. Sanusi. Bersama Ketua TP PKK Kabupaten Malang, Anis Zaidah, Sanusi melakukan panen perdana di lokasi greenhouse pada Senin (18/5/2026).

BACA JUGA : Ketua BPC PERADIN Jak- Bar Hartono Suwongso Soroti PHPU : Keadilan Tak Boleh Abaikan Prosedur Hukum

Pantauan di lokasi, Sanusi secara simbolis memotong pangkal buah melon golden yang telah matang sempurna. Ia didampingi oleh sejumlah jajaran kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Forkopimcam Donomulyo.

Dana Mulia Farm mengembangkan budidaya ini di atas 10 unit greenhouse berukuran 10 x 30 meter. Dengan sistem hidroponik, melon premium ini hanya membutuhkan waktu sekitar 100 hari untuk bisa dipanen.

Sanusi, yang akrab disapa Abah Sanusi, mengaku sangat terkesan dengan inovasi para petani di ujung selatan Malang ini. Menurutnya, sistem greenhouse adalah kunci stabilitas pangan masa depan.

"Tentu saja kami mendukung penuh program budidaya melon menuju swasembada ketahanan pangan," ujar Sanusi di sela peninjauan lokasi.

Ia menambahkan, sistem ini membuat tanaman lebih terlindungi dari cuaca ekstrem dan serangan hama, sehingga kualitas buah yang dihasilkan jauh lebih seragam dan laku di pasar internasional.

Orang nomor satu di Pemkab Malang ini pun mengajak masyarakat untuk tidak ragu melirik pertanian modern. Selain menjanjikan secara ekonomi, hal ini menjadi langkah nyata menuju swasembada pangan.

"Pemerintah Kabupaten Malang mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut berperan. Hasil produksinya sangat bagus dan pasarnya sangat menjanjikan," katanya.

Senada dengan Bupati, Ketua TP PKK Kabupaten Malang, Anis Zaidah, menilai keberhasilan ini merupakan angin segar bagi ekonomi keluarga petani.

"Kalau pasar ekspor bisa terbuka, dampaknya langsung dirasakan keluarga petani. Ini sejalan dengan program ketahanan keluarga yang kami dorong," jelas Anis.

Acara panen perdana ini ditutup dengan sesi diskusi antara petani dan pihak Pemkab Malang. Fokus utamanya adalah mengenai pendampingan teknis serta perluasan akses pasar agar melon asal Donomulyo ini bisa rutin menyapa pasar luar negeri. (Zen/Heri)

Amir Nisi Amir Nisi Amir Nisi
Prev Article
Zulham Mubarrok Ungkap 'Senjata' Baru Tekan Stunting di Tirtoyudo, Apa Itu?
Next Article
Sadis! Dikeroyok Belasan 'Debt Collector' Hingga Kepala Bocor, Kuasa Hukum Korban Pertanyakan Nyali Polresta Malang Kota

Related to this topic:

Be the first to write a comment.