Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles

Kebijakan Privasi

Kami menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik di situs kami. Dengan melanjutkan menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookies kami. Baca, Privacy Policy, and Terms of Service.

Wanita dan Anak Terpeleset Hingga Kaca Etalase Retak, Dampak Aktivitas PSN Tahap 2 & Belum Mendapatkan Respon Pihak Terkait

Probolinggo, bratapos.com - Beredar video yang dikirim ke awak media Bratapos.com, diambil dari rekaman hape keluhan warga Alas Sumur Kulon terkait kotornya jalan raya akibat tumpahan material tanah dan kerikil yang diduga berasal dari truk pengangkut tanah urug untuk pekerjaan PSN Tol paket 2. Selasa, 28/05/2024.

BACA JUGA : Perkim kota Pasuruan sosialisasikan DED Paket Pekerjaan infrastruktur Permukiman 2026

Dalam video yang berdurasi 1 menit tersebut, terekam suara seseorang yang menggunakan bahasa daerah (Madura), menyampaikan keluhannya terkait banyaknya debu dan material mengotori jalanan. "Ini kawan, jalan Alas Sumur (Kraksaan-Besuk), yang biasanya mulus kondisinya sekarang seperti ini hancur, ini banyak kerikil yang kemudian terlempar mengenai ke etalase toko dan menyebabkan pecah kaca etalase", demikian kurang lebihnya yang disampaikan dalam bahasa Madura. Untuk memastikan kejadian tersebut awak media bratapos.com melihat ke lokasi dan menemui Huda pemilik toko yang berlokasi tepat di sebelah timur pintu keluar masuk aktivitas proyek dan merekam video tersebut. "Iya benar saya Huda pak yang merekam video tersebut agar kami mendapat perhatian akibat dampak yang ditimbulkan", akunya. "Kemudian ini pak, etalase saya terkena percikan kerikil dari jalan sehingga retak", sambil menunjukkan etalasenya yang retak akibat hantaman kerikil yang mengenai rangka aluminium etalasenya. "Kemarin itu begini pak, ada perempuan bersama anak kecil naik motor yang jatuh terpeleset di depan toko sini, nah dari situ pak saya inisiatif mengirimkan video tersebut", imbuhnya lagi. Huda juga mengaku jika sebelum bulan puasa mendapatkan kompensasi berupa beras sebanyak 4 kali, namun sampai sekarang kompensasi tersebut tidak ada lanjutannya. Media bratapos.com kemudian mengkonfirmasi kepada petugas pengatur lalu lintas di dekat lokasi Paket 2 sebelah timurnya BUP Alas Sumur yang menyampaikan jika yang melaksanakan pekerjaan proyek adalah PT SBK. Saat berusaha konfirmasi melalui Louis humas PT SBK belum mengangkat sambungan telepon atau membalas pesan WhatsApp.
Amir Nisi Amir Nisi Amir Nisi
Prev Article
GAACTI Gelar Aksi Demo di Polda Sumsel Desak Kapolda Evaluasi Kinerja Polsek Tanjung Batu dan Polres Ogan Ilir
Next Article
Kerap Banjir, Pemkab Probolinggo Melalui DPUPR Lakukan Normalisasi Saluran Air

Related to this topic:

Be the first to write a comment.