Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles

Kebijakan Privasi

Kami menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik di situs kami. Dengan melanjutkan menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookies kami. Baca, Privacy Policy, and Terms of Service.

Usai Sholat Id, Bupati dan Wakil Bupati Sidoarjo Sowan ke Gus Ali

Sidoarjo || Bratapos.com - Ribuan jamaah melaksanakan sholat idul fitri di Masjid Agung Sidoarjo, Senin, (31/3).  Pelaksanaannya berlangsung khusyuk. Bupati Sidoarjo H. Subandi serta Wakil Bupati Sidoarjo Hj. Mimik Idayana melaksanakan sholat dimasjid tersebut. Mereka berangkat dari pendopo Delta Wibawa bersama Dandim 0816 Sidoarjo Letkol Inf. Dedyk Wahyu Widodo serta kepala OPD Sidoarjo. Tepat pukul 06.00 WIB, bupati dan wakil bupati Sidoarjo tiba di masjid Agung Sidoarjo. Sholat id dipimpin KH. Abdul Wahid Harun. 

Selepas sholat id, H. Subandi serta Hj. Mimik Idayana kembali ke pendopo Delta Wibawa untuk bermaaf-maafan dengan seluruh kepala OPD Sidoarjo. Setelah itu langsung menuju Pondok Pesantren Progresif Bumi Sholawat Lebo Sidoarjo. Tujuannya menemui KH. Ali Mashuri. Kyai yang lebih dikenal dengan nama Gus Ali itu menyambut baik kedatangan Bupati Sidoarjo H. Subandi yang datang bersama istri. 

BACA JUGA : DPRD Buru Paripurna KUA PPAS Tahun 2027 Bersama Pemda

"Mohon maaf yai," kalimat pertama yang dilontar H. Subandi saat mencium tangan kyai kharismatik tersebut. 

Ucapan yang sama juga dilontarkan satu persatu yang sowan ke Gus Ali. Termasuk wakil bupati serta Dandim 0816 Sidoarjo dan para kepala OPD Sidoarjo. Tidak berapa lama, datang Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Christian Tobing bersama istri. Beberapa obrolan bersama Gus Ali membawa suasana tawa. Bahkan bupati Sidoarjo sempat pamit pulang namun dilarang Gus Ali. Gus Ali minta menunggu sambil meminta untuk mencicipi makanan dan kue yang ada di meja. 

"Kesusu ae, incipono panganan iki,"ucapnya mempersilahkan. 

Setelah benar-benar mendapatkan ijin pamit, Gus Ali memberikan doanya. Menurutnya doa yang dibacakannya merupakan doa spesial. Doa yang tidak dipunya orang lain kecuali dirinya sendiri. Doa tersebut diperoleh dari KH. Hamid Pasuruan. 

"Iki dungo seng tak woco nang Prabowo njaluk dungo pertama mrene, dungo iki gak onok seng duwe,"ujar Gus Ali. (Anik)

Amir Nisi Amir Nisi Amir Nisi
Prev Article
Festival Dulag Purwakarta, Meriahkan Malam Takbiran dengan Semarak Budaya dan Keagamaan
Next Article
Pengendara Motor di Madiun Terjerat Kabel Diduga Milik Jaringan WiFi, Alami Luka-Luka

Related to this topic:

Be the first to write a comment.