Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles

Kebijakan Privasi

Kami menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik di situs kami. Dengan melanjutkan menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookies kami. Baca, Privacy Policy, and Terms of Service.

TPS 3R Karetan Banyuwangi Mulai Dibangun, Siap Kelola 160 Ton Sampah Per Hari

BANYUWANGI, BRATAPOS.com – Pemerintah Kabupaten Banyuwangi terus memperkuat sistem pengelolaan sampah secara sirkular dan berkelanjutan. Setelah sebelumnya membangun Tempat Pengelolaan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS 3R) di Desa Balak, Kecamatan Songgon, dan Desa Tembokrejo, Kecamatan Muncar, kini fasilitas serupa mulai dibangun di Desa Karetan, Kecamatan Purwoharjo.

Pembangunan TPS 3R Karetan merupakan bagian dari program Banyuwangi Hijau Fase 2, hasil kolaborasi antara Pemkab Banyuwangi, perusahaan Borealis dari Austria, dan Clean Rivers dari Uni Emirat Arab.

BACA JUGA : HUT ke-81 TNI, BPP PERADIN: TNI Kuat Bersama Rakyat, Indonesia Berdaulat

“Penanganan sampah ramah lingkungan dengan membangun fasilitas pengolahannya ini adalah bagian dari program Banyuwangi Hijau Fase 2,” ujar Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, Rabu (8/10/2025).

Menurut Ipuk, TPS 3R Karetan akan menjangkau 37 desa di delapan kecamatan sekitar Kecamatan Purwoharjo, dengan kapasitas pengolahan mencapai 160 ton sampah per hari.

“Terima kasih atas dukungan pemerintah pusat, para mitra negara, Project Stop, dan Perhutani Banyuwangi Selatan yang telah menyediakan lahan dan mendukung penuh program pengelolaan sampah berkelanjutan di daerah,” ucap Ipuk.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Banyuwangi Dwi Handayani menjelaskan, pembangunan TPS 3R Karetan kini masih dalam tahap cut and fill atau penyiapan lahan konstruksi.

“Pekerjaan saat ini meliputi pembangunan pondasi, pembuatan pagar keliling, dan struktur penyangga lainnya. Targetnya, seluruh konstruksi bisa rampung pada Juni 2026, sehingga bulan berikutnya sudah bisa mulai beroperasi,” terang Yani, sapaan akrab Dwi Handayani.

Selain TPS 3R Karetan, lanjut Yani, Pemkab Banyuwangi juga akan membangun dua Stasiun Peralihan Antara (SPA) di Kelurahan Kertosari, Kecamatan Banyuwangi, dan Desa Setail, Kecamatan Genteng.

Fasilitas SPA tersebut merupakan bagian dari program Banyuwangi Hijau Fase 3, juga dengan dukungan dari Clean Rivers, Uni Emirat Arab. Masing-masing SPA akan memiliki kapasitas pengelolaan 50 ton sampah per hari.

“Dengan demikian, total kapasitas dari tiga fasilitas baru ini mencapai 260 ton sampah per hari, dengan kemampuan melayani hingga 1,4 juta penduduk,” jelas Yani.

Ia menambahkan, dengan jumlah penduduk Banyuwangi sekitar 1,7 juta jiwa, program Banyuwangi Hijau nantinya akan mampu menjangkau hampir seluruh wilayah.

“Sisanya akan didukung oleh kolaborasi pihak lain, seperti Sungai Watch, Clean Oceans Through Clean Communities (CLOCC) Norwegia, dan mitra lingkungan lainnya,” tutupnya. (rag/bp-bwi)

Amir Nisi Amir Nisi Amir Nisi
Prev Article
Produksi Tembus 199 Ribu Ton, Banyuwangi Genjot Tanam Jagung Dukung Swasembada Pangan Presiden
Next Article
Gandrung Sewu Kembali Digelar 25 Oktober, Banyuwangi Siap Suguhkan Atraksi Budaya Terbesar 2025

Related to this topic:

Be the first to write a comment.