Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles

Kebijakan Privasi

Kami menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik di situs kami. Dengan melanjutkan menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookies kami. Baca, Privacy Policy, and Terms of Service.

Satu ASN Inisial HT Yang Terlibat Politik Praktis Dilaporkan Ke Bawaslu Buru

BURUIINamlea.bratapos.com-Satu Aparatur Sipil Negara dilaporkan ke Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) Kabupaten terkait dugaaan terlibat politik praktis. 

HL dilaporkan oleh Ahmad Belasa karena melakukan foto bersama dengan Muhaman Daniel Rigan kandidat calon Bupati Buru. 

BACA JUGA : Nomor Urut 1, Usung Tata Kelola Desa Bareng krajan Kec Krian, Profesional Berbasis Inovasi Dan Integritas

Pada sesi foto bersama terlihat HL yang berdiri di samping kandidat Bupati Buru MDR sambil menggakat jari telunjuk, yang mana itu merupakan simbol nomor urut 1 kandidat tersebut,"Kata Belasa. 

Selain HL, Belasa juga melaporkan beberapa ASN yang bekerja di rumah sakit umum Daerah (RSUD) Namlea. Meraka dilaporan terkait dengan money politik, dimana pada 1 Oktober 2024, diacara syukuran Bella Shofie di Desa Jikumerasa, yang mana para pegawai RSUD Namlea diundang, baik PNS maupun non PNS, singkat cerita, dalam acara tersebut ada sesi bagi-bagi uang," ungkap Ahmad.

Dari kehadiran pegawai RSUD Namlea nampak terlihat ada seorang ASN Inisial lD yang sedang bagi-bagi uang pecahan seratus ribuh rupia kepada teman-temannya di acara tersebut. 

Kemudian itu, disesi bagi" uang orang yang menerima uang juga sempat mengeluarkan kata ucapan,..? terima kasi pa dok dan mimi bela, "Pungkas Ahmad. 

"Jadi yang bagi-bagi uang itu merupakan seorang ASN berinisial ID, ID ini merupakan orang yang diduga melanggar ketentuan hukum pidana dan UU Pemilu," lanjutnya menambahkan.

Dirinya menjelaskan, kasus yang terjadi di Desa Jikumeras ini merupakan modus operandi dalam mengakses money politik secara legal. Jadi, ada upaya atau cara yang digunakan oleh ASN ini untuk terlibat secara praktis dengan para kandidat atau salah satu pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Buru.

Menurutnya, tindakan ASN ini adalah kesengajaan, karena hajatan tersebut merupakan acara syukuran Bella Shofie, setelah dilantik sebagai anggota DPRD Buru. 

Kok bisa acara syukuran ada pembagian uang, ucapkan terima kasih kepada calon wakil bupati dan Bella Shofie, serta yel-yel, kemudian disertakan dengan foto bersama sambil menunjukan jari telunjuk, yang mana itu merupakan simbol nomor urut 1," jelasnya.

Menurut saya, tindakan memberikan sejumlah uang sebagai mana bukti video dan foto dimaksud adalah sangat jelas *element actus reus dan mens rea nya*. Artinya bahwa niat para terlapor jelas untuk memilih pasangan tertentu, pasangan tertentu itu disebutkan oleh para terlapor yang menerima uang pecahan 100 ribu rupiah dalam video berdurasi 17 detik tersebut. 

Saya akan terus melakukan pengawasan terhadap perkembangan laporan yang kami ajukan.Kami ingatkan Bawaslu bahwa waktu yang diberikan dalam proses pemeriksaan sangat terbatas. karena itu, saya tegaskan bahwa metabolisme pilkada sangat bergantung pada energi & konsistensi Bawaslu dalam mengoperasikan sistim pengawasannya dengan gas dan kecepatan yang maximal, karena pelaku" politik dan berkepentingan terus memodifikasi modus operandi mereka agar terhindar dari reel Bawaslu dan Pidana, "Jelas Belasa.(*) 

Amir Nisi Amir Nisi Amir Nisi
Prev Article
Lagi, Seorang Suami di Sumenep Bunuh Istrinya Yang Diduga Tidak Mau Diajak Hubungan Badan
Next Article
Miris...!! Di Duga Dalam Setiap Penggunaan Mobil Ambulance,Warga Selalu Di Bebankan Biaya Sewa Dengan Nilai Yang Fantastis.

Related to this topic:

Be the first to write a comment.