Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles

Kebijakan Privasi

Kami menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik di situs kami. Dengan melanjutkan menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookies kami. Baca, Privacy Policy, and Terms of Service.

Polresta Banyuwangi Hadirkan Rasa Aman di Tengah Semangat Sepak Bola Tarkam

BANYUWANGI, BRATAPOS.com — Suasana sore di Stadion Diponegoro, Selasa (21/10/2025), dipenuhi semangat ribuan pasang mata. Sorak-sorai penonton mengiringi setiap umpan dan tendangan dalam laga panas antara Desi Banteng FC Muncar melawan Pesat FC Tegalsari. Namun di balik gegap gempita kompetisi sepak bola tarkam itu, berdiri tegak para personel Polresta Banyuwangi, memastikan euforia masyarakat tetap dalam koridor keamanan dan ketertiban.

Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol. Rama Samtama Putra, S.I.K., M.Si., M.H., memimpin langsung pengamanan di lapangan. Ia menegaskan bahwa kehadiran polisi bukan sekadar formalitas tugas, melainkan wujud nyata komitmen Polri dalam menjaga rasa aman di tengah masyarakat.

BACA JUGA : Karang Taruna Kelapa Dua Bergerak Cepat Salurkan Bantuan ke Warga Jatiwaringin Terdampak Asap Sampah

“Kami ingin memastikan setiap warga yang datang bisa menikmati hiburan dengan tenang dan tertib. Pemeriksaan dilakukan dengan sopan namun tetap tegas, demi kenyamanan dan keselamatan bersama,” ujar Kombes Pol Rama, di sela pengawasan jalannya pertandingan.

Pengamanan tidak hanya difokuskan di pintu masuk stadion, tetapi juga di area tribun, sekitar lapangan, hingga jalur keluar-masuk kendaraan. Personel Polresta, dibantu jajaran Polsek setempat, mengantisipasi potensi kericuhan maupun gesekan antar suporter yang sering mewarnai ajang tarkam di berbagai daerah.

Kabag Ops Kompol Idham Kholid, S.H., M.H., menambahkan bahwa pengamanan kegiatan masyarakat seperti turnamen sepak bola desa merupakan bagian dari strategi Polresta Banyuwangi dalam memperkuat kemitraan dengan masyarakat.

“Sepak bola tarkam bukan sekadar pertandingan, tapi wadah silaturahmi antar warga. Kami mengajak seluruh pihak untuk menjaga suasana tetap kondusif. Mari tunjukkan bahwa Banyuwangi bisa jadi contoh sportivitas dan persaudaraan,” ungkapnya.

Berbekal koordinasi matang antara panitia, perangkat desa, dan aparat keamanan, laga berlangsung lancar tanpa insiden. Penonton tertib, pemain menjunjung tinggi sportivitas, dan suasana penuh keakraban mewarnai hingga peluit panjang dibunyikan.

Turnamen tarkam yang sering dianggap “hiburan rakyat” kini semakin menunjukkan nilai sosial yang besar, mempererat persaudaraan, menumbuhkan semangat kebersamaan, sekaligus menjadi ruang ekspresi positif bagi generasi muda Banyuwangi.

Dengan kehadiran Polresta Banyuwangi yang sigap dan humanis, masyarakat tak hanya menikmati serunya sepak bola, tetapi juga merasakan kehadiran negara yang benar-benar hadir di tengah mereka, menjaga, melindungi, dan melayani dengan sepenuh hati. (rag/bp-bwi)

Amir Nisi Amir Nisi Amir Nisi
Prev Article
Polresta, BNNK, dan Lapas Banyuwangi Teguhkan Sinergi untuk Integritas dan Pemberantasan Narkoba
Next Article
Apel Kebangsaan di Polresta Banyuwangi, Sinergi Buruh dan Polri Teguhkan Komitmen Jaga Kondusifitas Daerah

Related to this topic:

Be the first to write a comment.