Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles

Kebijakan Privasi

Kami menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik di situs kami. Dengan melanjutkan menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookies kami. Baca, Privacy Policy, and Terms of Service.

Polisi Sudah Kantongi Identitas Pelaku Penusukan  Asep Budi

Purwakarta | Bratapos-com - Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Purwakarta, AKP Muchammad Arwin Bachar, mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian telah melakukan penyelidikan intensif terhadap perkara penusukan yang menewaskan Asep Budi Kusnadi (53), warga Karang Anyar, Kelurahan Nagri Tengah, Purwakarta.

"Identitas pelaku sudah kami ketahui, tetapi kami masih mengejar keberadaannya," kata AKP Arwin kepada awak media, Kamis 20 Maret 2025.

BACA JUGA : Firman Wijaya Bongkar Prinsip Penting PHPU : Kebenaran Harus Di Cari Prosedur Hukum Tak Boleh Di Abaikan

Kronologis Kejadian Pagi itu, sekitar pukul 05.00 WIB, suasana mencekam menyelimuti kawasan Kampung Karang Anyar. Asep Budi, ditemukan tewas bersimbah darah di halaman depan rumahnya. Korban diduga menjadi sasaran pembunuhan keji oleh seorang pelaku yang masih buron.

Menurut keterangan Chandra, kerabat korban, kejadian bermula saat Asep Budi sedang beristirahat di ruang tengah rumahnya. Seketika, terjadi keributan yang membuat Chandra, yang sedang berada di kamar mandi, keluar dan menemukan Asep Budi sudah terluka parah. 

"A Budi ngejar pelaku keluar rumah, saya teriak minta tolong, tapi A Budi sudah banyak luka terus banyak darah juga," ujar Chandra dengan suara gemetar kepada wartawan di lokasi kejadian.

Korban mengalami luka sabetan senjata tajam di tangan, pelipis mata, dada, serta luka tusuk di bagian perut. Meski sudah terluka, Asep Budi sempat berusaha melawan dan mengejar pelaku hingga keluar rumah. Namun, upayanya berakhir tragis.

Pelaku, yang diduga mengenakan penutup kepala dan masker, membawa senjata tajam. Chandra mengaku tidak mengenali pelaku dan menegaskan tidak ada barang berharga yang hilang dari rumah korban. "Dia pakai kupluk dan penutup muka, bawa pisau. Saya tidak kenal siapa dia," ujarnya.

Sementara, Ivan Adi Gunawan, Ketua RW 10 wilayah setempat menambahkan bahwa pelaku sempat meminta alamat rumah korban kepada warga sekitar. "Ada laporan dari warga bahwa pelaku menanyakan alamat rumah korban dan meminta diantar ke Jatiluhur setelah kejadian," kata Ivan. Ramaldi

Amir Nisi Amir Nisi Amir Nisi
Prev Article
Disbudporapar Sumenep Pastikan Beri Dukungan Pelaku Seni dan Budaya
Next Article
Diduga Proyek Pembangunan RS Onkologi di Kalitidu Terkesan Mangkrak, Ramai Jadi Sorotan Publik

Related to this topic:

Be the first to write a comment.