Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles

Kebijakan Privasi

Kami menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik di situs kami. Dengan melanjutkan menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookies kami. Baca, Privacy Policy, and Terms of Service.

Pemerintah Kota Madiun Libatkan 12 Perguruan Pencak Silat, Dalam Pengamanan Destinasi Wisata Saat Libur Lebaran

Kota Madiun || Bratapos.com - Guna memastikan keamanan dan ketertiban di area destinasi wisata Pahlawan Street Center (PSC) Kota Madiun selama libur Hari Raya Idul Fitri 2025, Pemerintah Kota Madiun melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) berinisiatif mengkoordinasikan 12 perguruan pencak silat di wilayah tersebut. 

Langkah tersebut diambil guna menciptakan suasana yang aman dan kondusif bagi masyarakat yang merayakan Lebaran serta wisatawan yang berkunjung.

BACA JUGA : Maling Getah Ojol Ketangkap Warga Dan Di Hajar

Kepala Bakesbangpol Kota Madiun, Tjatoer Wahyoedianto, S.Sos., menjelaskan bahwa keterlibatan perguruan pencak silat dalam pengamanan ini merupakan bentuk sinergi antara pemerintah daerah dan komunitas pencak silat untuk menjaga keamanan kota, terutama di lokasi-lokasi yang menjadi pusat keramaian saat libur Lebaran.

Menurutnya, sebanyak 12 perguruan pencak silat di Kota Madiun ikut serta mendukung dalam kegiatan tersebut yaitu:

- PS. Cempaka Putih

- PSHWTM

- Perisai Diri

- IKS PI Kera Sakti

- IKS Pro Patria

- OCC Pangastuti

- Tapak Suci Putera Muhammadiyah

- Persinas Asad

- PSHT

- Suhu Tekad

- Pandan Alas

- Merpati Putih

"Kegiatan pengamanan ini dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai dari tanggal 1 April hingga 3 April 2025. Untuk memastikan efektivitas pengamanan, jadwal dibagi ke dalam dua sesi," jelas Tjatoer Wahyoedianto, Selasa (1/4/2025).

Ia juga menambahkan bahwa para anggota perguruan pencak silat akan ditempatkan di beberapa titik utama yang menjadi pusat aktivitas masyarakat dan wisatawan, yaitu:

- Pahlawan Street Center (PSC) Kota Madiun

- Depan Matahari Department Store

- Depan Telkom/Timbul Jaya

Lebih lanjut, ia juga mengatakan bahwa setiap perguruan menugaskan satu anggotanya dalam setiap shift untuk memastikan keamanan dan kenyamanan bagi seluruh pengunjung.

Tjatoer Wahyoedianto, menegaskan bahwa kolaborasi ini tidak hanya bertujuan untuk menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga memperkuat kerukunan di antara perguruan pencak silat yang ada di Kota Madiun.

“Kehadiran mereka diharapkan dapat memberikan rasa aman kepada masyarakat dan wisatawan, sekaligus menjadi ajang menunjukkan bahwa pencak silat bukan hanya tentang olahraga atau bela diri, tetapi juga tentang mengabdi untuk kebaikan bersama,” tambahnya 

Selain itu, kegiatan ini juga menunjukkan komitmen bersama antara Bakesbangpol Kota Madiun dan seluruh perguruan pencak silat dalam menciptakan kondisi yang aman dan tertib di daerah wisata selama momen Lebaran. Upaya ini diharapkan dapat menjadi contoh positif bagi daerah lain dalam menjaga keamanan melalui pendekatan berbasis komunitas.

"Dengan adanya sinergi antara pemerintah dan komunitas pencak silat, diharapkan Kota Madiun dapat terus menjadi kota yang aman, nyaman, serta menjadi destinasi wisata yang menarik bagi wisatawan, terutama di momen-momen penting seperti Hari Raya Idul Fitri," pungkas Tjatoer Wahyoedianto.

Amir Nisi Amir Nisi Amir Nisi
Prev Article
Pengendara Motor di Madiun Terjerat Kabel Diduga Milik Jaringan WiFi, Alami Luka-Luka
Next Article
Wakil Bupati Kabupaten Purwakarta Tolak Temui Wartawan: Ancaman Terhadap Kebebasan Pers dan Transparansi

Related to this topic:

Be the first to write a comment.