Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles

Kebijakan Privasi

Kami menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik di situs kami. Dengan melanjutkan menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookies kami. Baca, Privacy Policy, and Terms of Service.

Pembatas Jalan Diponegoro Sampang Membahayakan Pengguna Jalan

Sampang || Bratapos.com- Peristiwa kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di Sampang, Madura, Jawa Timur, Sabtu (10/5/25) malam. 

Semakin sempitnya jalan dengan adanya pembatas di jalan Dipenogoro/Tanglok justru tuai kecaman warga setempat, perihal adanya pembatasan jalan menjadikan jalan tersebut rawan akan kecelakaan bahkan korban sampai kehilangan nyawa

BACA JUGA : Izin Kedaluwarsa Sejak 2024, Pemkot Madiun Belum Ambil Langkah Tegas terhadap Operasional Parkir PT JPC

Lokasi langganan rawan kecelakaan, tepatnya di jalan raya Diponegoro Kelurahan Banyuanyar bukanlah pertama kalinya namun sudah beberapa kali, adanya pembatas jalan tersebut membuat resah warga sekitar 

Terlihat dilokasi jalan semakin sempit dan kendaraan bermotor semakin benyak, yang seharusnya sebelum diberikan pembatas harus ada pelebaran jalan. 

kali ini laka lantas tunggal yang melibatkan mobil Avanza, terjadi sekira pukul 23:00 wib. 

Untungnya, peristiwa nahas ini tidak merenggut nyawa pengendara, namun kondisi kendaraan ringset. 

Menurut keterangan warga sekitar lokasi kejadian, kecelakaan itu dialami warga asal Kabupaten Sumenep. 

"Seperti sebelum-sebelumnya, kecelakaan tersebut akibat menabrak pembatas jalan," ujar H Sukri warga setempat. 

Ia mengungkapkan, pembatas jalan itu sudah lama tidak terpasang rambu lampu warning. 

"Tidak ada, karena ditabrak kendaraan yang mengalami kecelakaan sebelumnya," ungkap H Sukri. 

Ia mengaku, sempat memasang rambu-rambu berupa tiang kayu dengan kantong kresek warna merah. 

"Supaya pengendara yang melintas di malam hari, mengetahui ada pembatas jalan membahayakan," bebernya. 

H Sukri menegaskan, pemerintah daerah (Dishub) maupun kepolisian (Polantas) segera mengambil tindakan. 

"Supaya, pembatas jalan tanpa lampu warning tersebut tidak kembali memakan korban," tandasnya. 

Sementara, menurut keterangan nara sumber lain, mobil Avanza yang kecelakaan itu melaju dari arah barat ke timur.

"Kecelakaan tunggal mas, namun akibatnya arus lalulintas di jalan Diponegoro sempat tersendat," pungkasnya. 

Ia berharap, instansi terkait tidak diam atas peristiwa tidak diinginkan di lokasi langganan laka lantas itu. 

"Setidaknya melakukan pencegahan. Namun, hal ini juga menjadi warning bagi pengendara, agar selalu berhati-hati," pungkasnya.

Amir Nisi Amir Nisi Amir Nisi
Prev Article
Wabup Sidoarjo Apresiasi Melon Hidroponik Desa Gempol Klutuk
Next Article
Dugaan Maladministrasi dan Pelanggaran Etika, di Politeknik Pelayaran Surabaya

Related to this topic:

Be the first to write a comment.