Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles

Kebijakan Privasi

Kami menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik di situs kami. Dengan melanjutkan menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookies kami. Baca, Privacy Policy, and Terms of Service.

Ngawur, U Ditch Desa Majangan Dikerjakan Asal Jadi, Finishing Terlihat Berantakan

SAMPANG || bratapos.com. Proyek pekerjaan pemasangan u-ditch di Desa Majangan Kecematan Jrengik kini menjadi sorotan masyarakat. Pasalnya pekerjaan tersebut terindikasi penyimpangan, berdasar Saat media ini monitoring kelapangan terlihat pemasangan U Ditch terkesan asal pasang

BACA JUGA : Laporan Dugaan Penyimpangan Dana Desa dan Bantuan Traktor Mencuat, Aparat Diminta Bertindak Tegas dan tangkap pelaku.

Proyek pekerjaan pemasangan u-ditch tersebut diduga menjadi ajang manfaat untuk meraup keuntungan yang besar hingga mengabaikan kwalitas pekerjaan, bahkan warga sekitar lokasi keluhkan adanya material proyek yang maaih berantakan.

Menurut informasi yang di dapat awak media pekerjaan tersebut pokmas yang di kontraktualkan.

Pekerjaan U ditch guna untuk mencegah terjadinya banjir akibat saluran tidak lancar dan menjadi presedent buruk di depan rumah warga , bahkan membahayakan anak-anak yang sedang bermain

Pekerjaan dilapangan (shop drawing) mestinya menggunakan patok tengah bouwplank elevasinya, Hanya saja sejumlah pemasangan u-ditch pada saat penggalian tanah elevasi kemiringan u-ditch, asal jadi diduga akibat lemahnya pengawasan dari Suku Dinas terkait maupun konsultan pengawasan dilapangan.

Yang terjadi, sebagian besar kegiatan pekerjaan saluran yang tidak wajar dan tidak menggunakan lantai kerja.

"Ini membahayakan anak- anak mas, karena ini dibiarkan begitu saja, dan berantakan, bahkan kalau hujan licin, ujar warga terdampak.

Yang kami takutkan membahayakan pengguna jalan serta anak- anak bermain, jadi kami minta tolong mas , sampaikan pada pelaksana untuk segera bereskan ini, harapnya.

Saat awak media konfirmasi pada pelaksana pihaknya justru cari pembenaran dengan menyampaikan kalau dirinya hanyalah (Ngezob) Menggatikan pelaksana awal, " saya hanya ngezob mas , dan itu saya belum di bayar, gak ada pencairan ujarnya Bardi.

Gak ada keuntungan justru kerugian yang saya alami, ya saya minta tolong untuk jangan ada rilisan dulu, paparnya, Bardi sembari Cerita dan berikan keterngan yang tidak nyambung dengan apa yang di konfirmasi.

Saya gak tahu berapa dananya, saya hanya mengerjakannya, timpalnya. Namun Aneh pelaksana tidak Tahu berapa besar dananya.

Pewarta far

Amir Nisi Amir Nisi Amir Nisi
Prev Article
Dengar Keluhan Warga, Bupati Kebumen Bangun Jembatan Desa Kedungjati
Next Article
Jalin Kordinasi dan Sinergitas DPC PWRI Pringsewu Audensi Dengan Kejari Pringsewu.

Related to this topic:

Be the first to write a comment.