Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles

Kebijakan Privasi

Kami menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik di situs kami. Dengan melanjutkan menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookies kami. Baca, Privacy Policy, and Terms of Service.

Memperingati Hari Batik Nasional, Mengenal Batik Keris di Sukoharjo

Sukoharjo||bratapos.com - Pada tanggal 2 Oktober, seluruh Indonesia memperingati Hari Batik Nasional. Perayaan ini merupakan pengakuan atas warisan budaya yang telah menjadi identitas bangsa. Di Sukoharjo, Hari Batik Nasional memiliki makna tersendiri, karena menjadi rumah produksi bagi salah satu produsen batik terkemuka di Indonesia, Batik Keris.

Batik Keris Sukoharjo terletak di Jl. Batik Keris No.1, Turi, Cemani, Kec. Grogol, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah. Batik Keris telah menjadi bagian dari industri batik Indonesia selama lebih dari 90 tahun. Berawal dari industri rumahan, perusahaan ini telah bertransformasi menjadi pabrik garmen besar dengan jaringan toko yang tersebar di seluruh Nusantara. Salah satu lokasi produksi utama Batik Keris berada di Sukoharjo, menjadikan kabupaten ini sebagai pusat penting dalam peta batik nasional.

BACA JUGA : Dugaan Kuat Bahan Baku Kopi Bermasalah, P2BMI Desak Pemeriksaan Menyeluruh PT  Intinya Sari Inco Food/ Indo Cafe.

Dari produksi skala kecil, perusahaan ini terus berkembang hingga resmi menjadi perseroan terbatas pada tahun 1970. Yang menarik, di tengah pertumbuhan bisnisnya, Batik Keris memegang teguh dua prinsip utama, kualitas produk dan pelestarian warisan budaya.

“Melestarikan budaya nusantara” bagi Batik Keris, merupakan filosofi yang tertanam dalam setiap aspek produksinya. Memiliki visi untuk menjadi pusat kerajinan nusantara, dengan tujuan melestarikan kekayaan budaya Indonesia melalui desain dan produk yang mencerminkan keberagaman Nusantara.

Selain pakaian, Batik Keris juga mengembangkan lini produk kerajinan tangan dan suvenir. Di bawah merek “Keris Griya”, mereka memproduksi berbagai kerajinan dari kayu, keramik, rotan, serta aksesori seperti tas dan perlengkapan rumah tangga. Diversifikasi ini tidak hanya memperluas pasar, tetapi juga membuka peluang bagi pengrajin lokal untuk berpartisipasi dalam rantai produksi. portal.sukoharjokab.go.id/witnyo

Amir Nisi Amir Nisi Amir Nisi
Prev Article
Menjaga Kedamaian Pilkada 2024, MUI Sumenep Minta Masyarakat Tidak Terprovokasi
Next Article
Satuan Satresnarkoba Polres Loteng Ungkap Peredaran Sabu 34,79 Gram dan Amankan Empat Terduga Pelaku

Related to this topic:

Be the first to write a comment.