Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles

Kebijakan Privasi

Kami menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik di situs kami. Dengan melanjutkan menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookies kami. Baca, Privacy Policy, and Terms of Service.

Lapas Banyuwangi Jadi Role Model Reformasi Birokrasi, Lapas Bojonegoro Gelar Studi Tiru Implementasi WBK

BANYUWANGI, BRATAPOS.com – Keberhasilan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuwangi dalam meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) tahun 2023 terus menginspirasi jajaran pemasyarakatan di Indonesia. Komitmen kuat dalam mewujudkan pelayanan publik yang bersih, transparan, dan humanis menjadikan Lapas Banyuwangi sebagai salah satu role model reformasi birokrasi di lingkungan Kementerian Hukum dan HAM.

Hal inilah yang mendorong Lapas Kelas IIB Bojonegoro melakukan studi tiru ke Lapas Banyuwangi, Kamis (9/10/2025). Rombongan dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Bojonegoro, Hari Winarca, didampingi Ketua Tim Zona Integritas serta sejumlah anggota Pokja Pembangunan Zona Integritas (ZI).

BACA JUGA : HUT ke-81 TNI, BPP PERADIN: TNI Kuat Bersama Rakyat, Indonesia Berdaulat

Kedatangan mereka disambut hangat oleh jajaran pejabat struktural Lapas Banyuwangi yang dipimpin langsung oleh Kalapas I Wayan Nurasta Wibawa. Suasana akrab dan penuh semangat kolaborasi mewarnai pertemuan dua UPT Pemasyarakatan tersebut.

Dalam kunjungan tersebut, tim Lapas Bojonegoro melakukan peninjauan langsung terhadap sejumlah area layanan publik dan program pembinaan warga binaan. Mereka melihat secara detail bagaimana standar pelayanan, mekanisme kerja, hingga inovasi digital diterapkan secara nyata untuk mendukung tata kelola yang bersih dan akuntabel.

Kalapas Bojonegoro, Hari Winarca, mengungkapkan kekagumannya terhadap transformasi yang telah dilakukan Lapas Banyuwangi.

“Kami melihat Lapas Banyuwangi berkembang sangat pesat. Sistem layanannya tertata rapi, inovatif, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat serta warga binaan. Kami ingin mempelajari praktik baik yang bisa kami adopsi untuk mempercepat pencapaian WBK di Bojonegoro,” ujarnya.

Hari Winarca menambahkan, pihaknya tidak hanya ingin meniru, tetapi juga berupaya mengadaptasi sistem yang sesuai dengan karakteristik dan tantangan yang ada di Lapas Bojonegoro.

“Tentu tidak semua bisa diterapkan begitu saja, tetapi kunjungan ini memberi kami gambaran konkret tentang bagaimana membangun budaya kerja yang berintegritas dan berorientasi pada pelayanan prima,” imbuhnya.

Sementara itu, Kalapas Banyuwangi I Wayan Nurasta Wibawa menyampaikan apresiasi atas inisiatif dan semangat belajar dari rekan sejawatnya di Bojonegoro. Menurutnya, keberhasilan meraih predikat WBK bukanlah tujuan akhir, melainkan awal dari perjalanan panjang menuju pelayanan publik yang unggul.

“Predikat WBK bukan sekadar penghargaan administratif, tapi sebuah tanggung jawab moral. Tujuan utama kami adalah menghadirkan layanan yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat dan warga binaan. WBK hanya bonus dari kerja keras dan komitmen itu,” tegas Wayan Nurasta.

Ia menambahkan, Lapas Banyuwangi akan terus memperkuat sistem pelayanan berbasis teknologi, memperluas inovasi pembinaan warga binaan, serta menjaga budaya integritas di seluruh lini.

“WBK kami jadikan pelecut semangat untuk terus berbenah dan beradaptasi dengan kebutuhan masyarakat yang semakin dinamis. Konsistensi menjadi kunci utama,” pungkasnya.

Kunjungan studi tiru Lapas Bojonegoro ini menjadi bukti nyata, bahwa praktik baik reformasi birokrasi dan pembangunan zona integritas di Banyuwangi mampu memberikan efek domino positif bagi UPT Pemasyarakatan lain.

Melalui semangat kolaborasi, sinergi, dan keterbukaan antar-Lapas, diharapkan semangat “Pemasyarakatan Bersih Melayani” tidak hanya berhenti di Banyuwangi, tetapi menjalar ke seluruh penjuru Nusantara. (rag/bp-bwi)

Amir Nisi Amir Nisi Amir Nisi
Prev Article
Dandim 0825/Banyuwangi Hadiri Sarasehan PEPABRI Jatim, Wawasan Kebangsaan Jadi Pilar Menuju Indonesia Emas
Next Article
Operasi Dini Hari, Polresta Banyuwangi Amankan Truk Bermuatan Ribuan Botol Arak Ilegal

Related to this topic:

Be the first to write a comment.