Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles

Kebijakan Privasi

Kami menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik di situs kami. Dengan melanjutkan menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookies kami. Baca, Privacy Policy, and Terms of Service.

Lanal Banyuwangi Tanam Ribuan Mangrove dan Cemara di Pulau Tabuhan, Teguhkan Komitmen Jaga Ekosistem Laut

BANYUWANGI, BRATAPOS.com — Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Banyuwangi kembali menunjukkan komitmennya terhadap pelestarian lingkungan maritim. Selasa (14/10/2025), Lanal Banyuwangi menggelar aksi nyata penanaman mangrove dan cemara di Pulau Tabuhan, Banyuwangi.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Komandan Lanal Banyuwangi, Letkol Laut (P) Muhamad Puji Santoso, M.Sc., bersama Ketua Cabang 6 Daerah Koadaeral V Gabungan Jalasenastri Koarmada RI, Ny. Dilla Puji Santoso, serta diikuti seluruh prajurit dan pengurus Jalasenastri.

BACA JUGA : HUT ke-81 TNI, BPP PERADIN: TNI Kuat Bersama Rakyat, Indonesia Berdaulat

Penanaman dilakukan di area pesisir Pulau Tabuhan yang memiliki ekosistem sensitif terhadap abrasi. Ribuan bibit mangrove dan cemara ditanam secara serentak, dengan tujuan memperkuat garis pantai, menjaga kestabilan ekosistem laut, sekaligus menjadi penopang kehidupan bagi biota pesisir seperti ikan, kepiting, dan burung air.

“Melalui kegiatan penanaman mangrove ini, kami ingin menegaskan peran TNI Angkatan Laut bukan hanya sebagai penjaga kedaulatan laut, tetapi juga sebagai pelindung alam maritim Indonesia,” ujar Letkol Laut (P) Muhamad Puji Santoso, M.Sc.

Danlanal menambahkan, aksi penghijauan pesisir ini juga menjadi bagian dari upaya TNI AL dalam mitigasi perubahan iklim. Mangrove diketahui berperan besar dalam menyerap karbon dioksida dan menekan dampak pemanasan global. Selain itu, vegetasi pesisir yang kuat dapat menjadi pelindung alami dari badai dan erosi pantai.

Pulau Tabuhan sendiri dikenal sebagai destinasi wisata bahari unggulan Banyuwangi dengan keindahan pasir putih dan terumbu karangnya. Karena itu, kegiatan ini juga diharapkan memberikan dampak positif terhadap keberlanjutan pariwisata dan ekonomi masyarakat pesisir.

“Ekosistem laut yang sehat akan mendukung kesejahteraan masyarakat. Melalui langkah kecil ini, kami ingin menanamkan kesadaran bersama bahwa menjaga laut berarti menjaga kehidupan,” tuturnya.

Aksi penanaman mangrove dan cemara di Pulau Tabuhan ini, menjadi salah satu rangkaian kegiatan lingkungan yang rutin dilakukan Lanal Banyuwangi. TNI AL berkomitmen untuk terus menjadi garda terdepan dalam menjaga kelestarian ekosistem pesisir, sejalan dengan visi “TNI AL Peduli dan Berbagi untuk Lingkungan yang Lestari dan Berkelanjutan”. (rag/bp-bwi)

Amir Nisi Amir Nisi Amir Nisi
Prev Article
Gandrung Sewu 2025 Bawa Berkah Ekonomi, Pedagang Banyuwangi Panen Rezeki
Next Article
Lakukan Pelepasan Lahan Punya Wamnebo Polres Buru Di Minta Secepatnya Proses Raja Lilialy dan Amirudin Suamole

Related to this topic:

Be the first to write a comment.