Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles

Kebijakan Privasi

Kami menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik di situs kami. Dengan melanjutkan menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookies kami. Baca, Privacy Policy, and Terms of Service.

Lanal Banyuwangi Perkuat Sinergi Pesisir, Dorong Wisata Bahari Lewat Rumah Apung dan Rumpon

BANYUWANGI, BRATAPOS.com – Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Banyuwangi menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung pengembangan wisata bahari dan pemberdayaan masyarakat pesisir. Bersama Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), Kelompok Masyarakat Pengawas (Pokmaswas), serta masyarakat setempat, Lanal Banyuwangi melaksanakan kegiatan penurunan rumah apung dan persiapan pemasangan rumpon di Pantai Bimo Wonderful, Desa Bimorejo, Kecamatan Wongsorejo, Kamis (16/10/2025).

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Perwira Staf Teritorial (Paster) Lanal Banyuwangi, Kapten Laut (P) Agung Haryono, dengan melibatkan unsur masyarakat pesisir yang selama ini aktif menjaga dan mengelola kawasan pantai.

BACA JUGA : Sambut CRS Karang Taruna Bersama Imperial Lippo Village Karawaci

Pembangunan rumah apung di Pantai Bimo Wonderful bukan sekadar infrastruktur wisata. Lebih dari itu, program ini merupakan langkah strategis untuk memadukan fungsi wisata, konservasi, dan edukasi dalam satu kesatuan yang berkelanjutan.

Rumah apung tersebut akan difungsikan sebagai pusat edukasi kelautan, sarana konservasi ekosistem laut, sekaligus pos pantau kegiatan pesisir. Keberadaannya diharapkan menjadi daya tarik baru bagi wisatawan, sekaligus memperkuat kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga sumber daya laut.

“Program ini adalah bentuk nyata kepedulian TNI Angkatan Laut terhadap pengembangan potensi maritim daerah, sekaligus menjaga keberlanjutan ekosistem laut. Dengan rumah apung ini, masyarakat bisa berperan langsung dalam kegiatan edukatif dan konservatif,” ungkap Kapten Laut (P) Agung Haryono.

Komandan Lanal Banyuwangi, Letkol Laut (P) Muhamad Puji Santoso, M.Sc., menegaskan bahwa kegiatan penurunan rumah apung dan pemasangan rumpon merupakan bukti sinergi antara TNI AL, pemerintah daerah, dan masyarakat pesisir dalam memajukan sektor bahari Banyuwangi.

“Melalui kolaborasi Lanal Banyuwangi, Pokdarwis, Pokmaswas, dan masyarakat, kami ingin menghadirkan inovasi wisata yang berbasis pemberdayaan dan kelestarian lingkungan. Rumah apung ini, diharapkan menjadi ikon edukasi dan ekonomi maritim yang berkelanjutan di wilayah pesisir Banyuwangi,” tutur Danlanal.

Banyuwangi sendiri, dikenal memiliki garis pantai yang panjang dengan potensi wisata bahari luar biasa. Kawasan Pantai Bimo Wonderful menjadi salah satu destinasi yang tengah dikembangkan dengan pendekatan ekowisata berbasis masyarakat.

Dengan dukungan TNI Angkatan Laut melalui Lanal Banyuwangi, diharapkan program ini menjadi model sinergi nasional dalam penguatan ketahanan maritim dan kesejahteraan masyarakat pesisir.

Langkah-langkah seperti ini menegaskan peran strategis TNI AL tidak hanya sebagai penjaga kedaulatan laut, tetapi juga sebagai motor penggerak pembangunan maritim berkelanjutan di daerah. (rag/bp-bwi)

Amir Nisi Amir Nisi Amir Nisi
Prev Article
Banyuwangi Raih Penghargaan “Best Social Influence” EJTMA 2025, Bukti Keberhasilan Strategi Promosi Digital
Next Article
Jasad Wanita Ditemukan di Warung Tepi Jalan Saradan, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan

Related to this topic:

Be the first to write a comment.