Kota Madiun || Bratapos.com - Pengurus IBCA MMA Kota Madiun menunjukkan keyakinan tinggi jelang kejuaraan Jurprof Piala Ketua IBCA Jawa Timur yang akan berlangsung di Sidoarjo. Dalam ajang bergengsi tersebut, tim Kota Madiun akan menurunkan delapan atlet hasil seleksi intensif yang telah dipersiapkan secara matang.
Ketua Umum IBCA MMA Kota Madiun, Drs. Armaya, mengungkapkan bahwa pihaknya menaruh harapan besar terhadap para atlet yang akan bertanding. Ia menilai, pengalaman pada kejuaraan sebelumnya menjadi modal penting untuk meningkatkan prestasi.
BACA JUGA :
Dibalik Kemeriahan Karnival Sukorejo Malang, Terdapat Dana Support Ratusan Juta
“Pada kejuaraan Jurprof sebelumnya, kami berhasil membawa pulang satu medali emas dan dua medali perak. Itu sudah menjadi capaian yang cukup membanggakan bagi kami,” ujarnya, Rabu (21/1/2026).
Untuk kejuaraan kali ini, Armaya memasang target yang lebih ambisius. Dari delapan atlet yang diturunkan di delapan kelas berbeda, ia berharap seluruhnya mampu menyumbangkan medali.
“Kami menargetkan minimal dua emas, empat perak, dan dua perunggu. Kejuaraan ini juga menjadi bagian dari tahapan seleksi menuju PON, sehingga sangat penting bagi atlet kami,” tegasnya.
Armaya menambahkan, awalnya IBCA MMA Kota Madiun berencana mengirimkan 25 atlet. Namun setelah melalui evaluasi menyeluruh terhadap kesiapan fisik, teknik, dan mental, hanya delapan atlet yang dinilai benar-benar siap untuk bertanding.
“Selama kurang lebih dua bulan, pelatih melakukan seleksi ketat. Dari hasil pemantauan, delapan atlet inilah yang paling siap secara keseluruhan,” jelasnya.
Ia berharap, ke depan olahraga MMA di Kota Madiun semakin berkembang dan mampu mencetak prestasi yang lebih tinggi di tingkat provinsi hingga nasional.
Senada dengan hal tersebut, Wakil Ketua IBCA MMA Kota Madiun, Joko Bambang Setiono (Make Joka), menyampaikan bahwa delapan atlet tersebut merupakan hasil pemilihan dari 25 atlet yang rutin menjalani latihan intensif.
“Latihan kami lakukan pagi dan sore. Selain di GOR, kami juga menambah jam latihan di Munggut, rumah Mas Andri, serta di sasana Petarung Kehidupan IBCA Jomblang, Takran,” ungkapnya.
Ia menambahkan, optimisme tim semakin meningkat setelah hasil positif yang diraih pada kejuaraan sebelumnya di Tuban.
“Prestasi sebelumnya menjadi motivasi besar. Latihan kali ini jauh lebih berat dan terarah, sehingga kami yakin target bisa tercapai,” katanya.
Make Joka juga menegaskan bahwa kejuaraan Jurprof akan diikuti oleh atlet MMA dari seluruh kabupaten dan kota di Jawa Timur, sehingga persaingan dipastikan berlangsung ketat.
Sementara itu, Pelatih IBCA MMA Kota Madiun, Andre, menyampaikan bahwa fokus persiapan atlet meliputi peningkatan fisik, kekuatan, teknik bertanding, serta mental.
“Kami menyaring 25 atlet dan akhirnya menetapkan delapan atlet terbaik untuk turun di berbagai kelas dan kategori,” terangnya.
Andre juga menjelaskan bahwa kejuaraan Jurprof mempertandingkan beberapa kategori usia, antara lain:
Youth: di bawah 17 tahun
Junior: usia 18 hingga 20 tahun
Senior: usia 21 hingga 35 tahun ke atas
“Atlet Kota Madiun akan mengikuti seluruh kategori yang tersedia,” tambahnya.
Lebih lanjut, Andre mengungkapkan bahwa kejuaraan ini juga membuka peluang menuju ajang internasional.
“Juara berkesempatan tampil di kejuaraan luar negeri seperti Thailand dan Malaysia. Jika kembali meraih prestasi, atlet bisa melanjutkan ke kejuaraan dunia di Abu Dhabi,” pungkasnya.
Prev Article
Setelah Akui Belum Mengantongi Sertifikat Lengkap, Kepala SPPG Rumah Juang Garuda Emas Rubaru Sumenep Terkesan Lepas Tanggung Jawab
Next Article
Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan Perangkat Desa Dempelan kecamatan Madiun