Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles

Kebijakan Privasi

Kami menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik di situs kami. Dengan melanjutkan menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookies kami. Baca, Privacy Policy, and Terms of Service.

Fakta Mengejutkan Adanya Dugaan Fiktif Anggaran Dana desa Di Patapan/Torjun, Ini Keteranganya

Sampang || Bratapps.com - fakta mengejutkan adanya pekerjaan telford/ makadam desa Patapan yang mana anggaran Dana Desa tersebut tidak dikerjakan, pada dasarnya tahap 1 TA 2024 seharus nya sudah terialisasikan untuk mengajukan tahap berikutnya.

Hal tersebut tidak dilakukan oleh Pj yang lama (Faisol) atas dugaan berkaitan dengan politik kabupaten yang mana Sampang akan melaksanakan pemilihan Bupati yang akan datang,.

BACA JUGA : Kemen HAM RI Perkuat Sinergi Lintas Sektoral untuk Pemajuan HAM di Jawa Timur

Hal tersebut diperkuat dengan informasi salah satu oknum dengan inisial (HP) yang mengaku sebagai kakak dari Faisol (Pj lama) saat Dikonfirmasi awak media mengatakan," dikerjakan setelah pemilihan bupati, kita akan tetap upayakan itu, uangnya ada kok tetap kami akan kerjakan, ujarnya.

Pengakuan tersebut menimbulkan banyak pertanyaan, sudah jelas Faisol Sudah tidak menjabat sebagai PJ lagi, bahkan akan menghambat untuk pencairan tahap berikutnya, yang saat ini di jabat Juniman sebagai Pj yang baru. 

H Lukman sapaan akrabnya (Cupes Radhical) aktivis muda saat ditemui media mempertanyakan hal tersebut," kok gitu, apa permasalahan yang ada didesa Patapan, kenapa harus dikerjakan usai pilkada, katanya. Bukankah Pj yang lama sudah tidak menjabat lagi yang seharus tanggung jawab yang dibebani harus selesai semua, ujar Bang Cupes.

Bang Cupes Juga menambahkan," pada dasarnya program dana desa merupakan program pemerintah pusat yang bertujuan untuk dapat lebih memajukan desa dan diharapkan bisa mensejahterakan masyarakat desa. Bukan malah diduga menjadi ladang oknum tertentu untuk mencari keuntungan pribadi dalam pelaksanaan program dana Desa.

Jangan sampai dikait kaitkan dengan politik, Dana desa harus dikerjakan sesuai waktu dan aturannya, kok masih nunggu habis Pilkada, ini bisa jadi momok penghambatan pembangunan untuk kemajuan desa yang mana untuk mensejahterakan masyarakat, anggaran dana desa bukan untuk politik, tapi untuk masyarakat, ucap bang Cupes dengan dana kesal.

Adapun fakta yang mana dalam keterangan Pj yang baru Juniman saat Dikonfirmasi awak media menerangkan, " Terkait pekerjaan DD tahap pertama Dana sudah cair bulan 4 yang lalu. Tapi ada pekerjaan fisik tidak di kerjakan yaitu pekerjan Telfot dengan anggaran 200 jt lebih dengan panjang kurang lebih 500 meter dan lebar 2.5 meter, jelasnya.

Juniman juga menambahkan," Ada juga pajak DD tahap pertama yang tak terbayarkan, BPJS perangkat desa yang belum di setor, Dan juga aset aset pembelian ADD tahap per tama yang belum di serahkan ke desa, tambah Juniman. 

Saat di konfirmasi Dalam Pemberitaan sebelumnya, Kasi PMD Kecamatan Torjun H Fadil sudah memberikan Teguran secara lisan dan tertulis,' saya sudah berikan teguran terhadap Pj Faisol yang mana untuk segera dikerjakan karena untuk segera ajukan tahapan berikutnya, ucap H Fadil.

Namun itu semua tidak diindahkan bahkan sampai saat ini pekerjaan tersebut belum dikerjakan, jadi untuk pencairan. Tahap berikutnya terhambat, katanya.(Ryan)

Amir Nisi Amir Nisi Amir Nisi
Prev Article
Ketua DPW Persadin NTB Ajak Masyarakat, "Mari Ciptakan Pemilu yang Damai Meski Beda Pilihan Pada Pilkada 2024
Next Article
Lagi, Seorang Suami di Sumenep Bunuh Istrinya Yang Diduga Tidak Mau Diajak Hubungan Badan

Related to this topic:

Be the first to write a comment.