Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles

Kebijakan Privasi

Kami menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik di situs kami. Dengan melanjutkan menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookies kami. Baca, Privacy Policy, and Terms of Service.

Diduga Ada Pelangaran Prinsip Keadilan Dalam Dalam Lingkup Dinkes Sampang, ATK Beberkan Pada Publik

Sampang bratapos.com - Ketidak adilan yang dialami oleh tenaga kesehatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sampang dengan melakukan aksi demonstrasi di depan kantor Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana (Dinkes KB) setempat, Senin (13/10/2025).

Dalam konferensi pers yang diadakan hari ini, Aliansi Tenaga Kesehatan Kabupaten Sampang membeberkan kronologi kejadian yang menunjukkan adanya pelanggaran serius terhadap prinsip keadilan dan prosedur administratif dalam kebijakan pemecatan dan proses pengusulan PPPK Tenaga Kesehatan.

BACA JUGA : HUT ke-81 TNI, BPP PERADIN: TNI Kuat Bersama Rakyat, Indonesia Berdaulat

Salah satu korlap aksi, Mu’afi Amsyawi mengatakan, berdasarkan kronologi yang disampaikan, kebijakan pemecatan tenaga kesehatan di Kabupaten Sampang diduga didasarkan pada faktor politik, bukan pada kinerja atau kompetensi tenaga kesehatan itu sendiri.

Hal ini kata Mu’afi, diperparah dengan tidak adanya prosedur yang jelas dan transparan dalam proses pemecatan, sehingga menimbulkan ketidakpastian dan kecemasan di kalangan tenaga kesehatan.

Dalam aksi demonstrasi ini, kami Aliansi Nakes Kabupaten Sampang menyampaikan tiga tuntutan utama. Yakni,
1. Menuntut Pemerintah Kabupaten Sampang untuk segera mencabut Surat Keputusan (SK) pemecatan tenaga kesehatan yang dilakukan secara sepihak.
2. Mendesak Dinas Kesehatan dan BKPSDM Kabupaten Sampang untuk mengusulkan kembali dan menjamin kelulusan para tenaga kesehatan yang sebelumnya tidak diusulkan kepada BKN.
3. Menuntut jaminan dari Pemerintah Kabupaten Sampang agar tidak ada dan tidak akan pernah lagi terjadi praktik diskriminasi maupun intervensi terhadap tenaga kesehatan.

Dengan menyampaikan tuntutan-tuntutan ini, tambah Muafi, Aliansi Nakes Kabupaten Sampang berharap dapat memperjuangkan keadilan dan hak-hak tenaga kesehatan yang telah lama mengabdi dan berjuang untuk masyarakat.

“Keadilan untuk tenaga kesehatan adalah keadilan untuk kemanusiaan,” pungkasnya.

Hingga berita ini dipublis belum ada keterangan resmi dari pihak Dinkes KB Sampang.

Amir Nisi Amir Nisi Amir Nisi
Prev Article
Kapolresta Banyuwangi Panaskan Lapangan Bulusari, Tim Cobra Menang Dramatis 3–2 di APPM Hebat Cup 2025
Next Article
Bawaslu Banyuwangi Sampaikan Catatan Kritis dan Dorong Penguatan Sinergi dalam Pemutakhiran Data Parpol

Related to this topic:

Be the first to write a comment.