Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles

Kebijakan Privasi

Kami menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik di situs kami. Dengan melanjutkan menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookies kami. Baca, Privacy Policy, and Terms of Service.

Danrem 083/Baladhika Jaya Dianugerahi Gelar Kehormatan KOPAT Banyuwangi, Wujud Sinergi Budaya dan Pengabdian

BANYUWANGI, BRATAPOS.com — Komandan Korem (Danrem) 083/Baladhika Jaya, Kolonel Inf Kohir, menerima gelar Anggota Kehormatan KOPAT Banyuwangi dalam sebuah prosesi budaya penuh makna di Waroeng Kemarang, Desa Tamansuruh, Kecamatan Glagah, Banyuwangi, Sabtu (25/10/2025) malam.

Penganugerahan ini menjadi simbol sinergi antara nilai-nilai budaya dan semangat pengabdian, yang selama ini menjadi roh perjuangan masyarakat Banyuwangi dan TNI.

BACA JUGA : Ciptakan Kampung Yang Bersih, Sambut HUT RI Ke-81, Warga RT 7 Hendrosari Kerja Bakti

Dalam prosesi tersebut, Kolonel Kohir menerima penyematan udeng, pin, dan syal budaya, serta potongan tumpeng serakat, sebagai tanda resmi diterimanya beliau dalam keluarga besar Komunitas Pecinta Adat Tradisi (KOPAT) Banyuwangi.

“Saya merasa bangga, bisa menjadi bagian dari masyarakat Banyuwangi yang kaya akan budaya dan tradisi luhur. Melestarikan budaya bukan hanya tanggung jawab seniman, tetapi juga bagian dari pengabdian kepada bangsa,” ujar Kolonel Kohir dalam sambutannya.

 

 

Menurutnya, budaya adalah fondasi kebangsaan yang mampu memperkuat identitas dan ketahanan moral masyarakat. Ia juga mengapresiasi kiprah KOPAT yang konsisten menghidupkan nilai-nilai tradisi melalui kegiatan budaya yang menyatukan berbagai elemen masyarakat.

Ketua Umum KOPAT Banyuwangi, Ir. Wowok Meirianto, MT, menjelaskan bahwa penganugerahan ini merupakan bentuk penghargaan moral dan kultural kepada sosok pemimpin yang dinilai memiliki kepedulian besar terhadap pelestarian budaya dan kemanusiaan.

“Kami melihat, Danrem sebagai figur yang mengayomi dan membuka ruang bagi masyarakat budaya untuk tumbuh. Ini bukan sekadar seremoni, melainkan ikatan moral antara pelaku budaya dan unsur pertahanan bangsa,” ujarnya.

Ia menambahkan, sinergi antara budaya dan pengabdian merupakan kekuatan besar dalam menjaga persatuan dan ketahanan sosial bangsa.

“Budaya dan pengabdian bisa berjalan beriringan. Sosok Danrem adalah contoh nyata harmoni itu, tegas dalam tugas, tetapi tetap lembut dan menghargai akar budaya masyarakat,” ungkapnya.

 

 

Malam penganugerahan tersebut berlangsung hangat dan khidmat, dihadiri para tokoh budaya, komunitas seni, serta sejumlah pejabat daerah. Prosesi adat disertai penampilan musik dan tarian tradisional khas Banyuwangi, menjadikan acara itu tidak hanya simbol penghormatan, tetapi juga manifestasi semangat menjaga jati diri daerah.

Dengan bergabungnya Danrem 083/Baladhika Jaya sebagai anggota kehormatan, KOPAT Banyuwangi berharap hubungan antara dunia budaya dan institusi pertahanan akan semakin kuat.

“Semoga sinergi ini menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus mencintai budaya dan bangsa secara utuh,” pungkas Wowok Meirianto. (rag/bp-bwi)

Amir Nisi Amir Nisi Amir Nisi
Prev Article
Kapolresta Banyuwangi Buka Kejurprov Bola Voli U-19 Jawa Timur 2025 di GOR Tawang Alun
Next Article
TP PKK Dorong Ciptakan Menu Sehat Pencegah Stunting lewat Lomba Konten Kreatif DASHAT

Related to this topic:

Be the first to write a comment.