Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles

Kebijakan Privasi

Kami menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik di situs kami. Dengan melanjutkan menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookies kami. Baca, Privacy Policy, and Terms of Service.

Babinsa Koramil 09/Grogol Dampingi Sub-PIN Polio di Madegondo

SUKOHARJO || Bratapos.com - Babinsa Koramil 09/Kartasura wilayah Desa Madegondo, Pelda Mulyono mendampingi kegiatan Sub Pekan Imunisasi Nasional (PIN) vaksin Polio bertempat di Pendopo Balai Desa Madegondo Jalan Raya Grogol No. 49, Desa Madegondo ,Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo, (16/01/24).

BACA JUGA : Dugaan Kuat Bahan Baku Kopi Bermasalah, P2BMI Desak Pemeriksaan Menyeluruh PT  Intinya Sari Inco Food/ Indo Cafe.

Sub-PIN Polio dilakukan untuk merespons adanya temuan kasus lumpuh layuh akut (acute flaccid paralysis/AFP) akibat virus polio tipe dua. Setidaknya ada tiga kasus yang dilaporkan, yakni satu kasus di Jawa Tengah dan dua kasus di Jawa Timur.

Hadir dalam kegiatan tersebut Herdis Kurnia Wijaya, S. Sos (Camat Grogol), Pelda Mulyono (Babinsa Desa Madegondo mewakili Danramil 09/ Grogol), Aiptu Nur Dadi Hariyono, S. H (Bhabinkamtibmas Desa Madegondo mewakili Kapolsek Grogol), dr. Siti Nur Janah (Kepala Puskesmas Grogol), dr. Tri Nugroho (PJ UMK puskesmas Grogol), Sri Daryanti SKM (Tim dari Dinkes Kabupaten Sukoharjo), Marzuki, S. Pd, M.Pd (Kades Madegondo), Nursari Herdis Kurnia Wijaya S.E ( Ketua PKK Kecamatan Grogol) dan para Kader Posyandu Desa Madegondo.

"Di Desa Medegondo Kecamatan Grogol ini terdata dan hadir ibu-ibu bersama Balitanya sejumlah 387 balita, meskipun tidak ada kasus hal ini adalah sebagai upaya preventif seperti apa yang tujuan dari imunisasi ini, semoga anak-anak kita senantiasa diberikan kesehatan," ungkap Babinsa Pelda Mulyono.

Sub-Pekan Imunisasi Nasional Polio secara serentak akan dimulai pada Senin, 15 Januari 2024, dengan sasaran imunisasi setidaknya 8,4 juta anak-anak. Imunisasi ini dilakukan sebagai respons atas temuan kasus lumpuh layuh akut akibat virus polio.

Wilayah pemberian imunisasi tambahan adalah seluruh Kabupaten atau Kota di Provinsi Jawa Tengah dan Jawa Timur yang merupakan lokasi terjadinya KLB polio. Pemberian imunisasi tambahan juga dilakukan di Kabupaten Sleman DIY, yakni daerah yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Klaten, lokasi ditemukannya kasus polio beberapa waktu lalu. (Arifin)

Amir Nisi Amir Nisi Amir Nisi
Prev Article
Jalin Keakraban, Babinsa Beri Himbauan Warga Tentang Knalpot Brong
Next Article
PMII Banyuwangi Siap Kolaborasi Sukseskan Program Pengentasan Kemiskinan dan Pendidikan

Related to this topic:

Be the first to write a comment.