Photo : "Ahmad Kurnaen" Calon Kepala Dsn.Senggigi
BACA JUGA :
A Moment of Togetherness Ahead of Eid al-Adha 1447 H at Mr.ABBAS Senggigi's Residence
SENGGIGI, BatuLayar||bratapos.com- Sejumlah kalangan berharap jelang pelaksanaan Panitia Seleksi (PANSEL) pemilhan kepala dusun (Pilkadus) senggigi, desa senggigi Kecamatan batulayar, Kabupaten lombok barat yang akan diselenggarakan pada 28 juni mendatang, diharapkan dapat menghasilkan seorang pemimpin yang mampu membawa perubahan bagi warga masyarakat.
Pasalnya, dari sejumlah kepala dusun sebelumnya dinilai belum maksimal membawa perubahan yang berarti dalam proses pembangunan dusun. Baik itu mutu peningkatan pelayanan sosial, kesehatan, infrastruktur maupun sektor ekonomi lainnya pada warga masyarakat dusun senggigi hususnya.
Padahal kalau dilihat dari berbagai program yang ada di desa, yaitu salah satunya dari Dana Desa (DD) desa, yang di gelontorkan oleh pemerintah pusat seharusnya penggunaannya harus lebih maksimal dan merata disetiap dusun, mengingat kebutuhan dan kepentingan pada warga masyarakat itu sendiri. Namun faktanya tidak demikian. Penggunaaan dana desa selama ini diduga kurang tepat sasaran dan kurangnya pemerataan.
Menanggapi hal itu, calon kepala dusun senggigi, "ahmad Kurnaen", akrab di sapa (BADEN), rencananya akan ikut berkompetisi dalam Pansel unsur kewilayahan desa senggigi tersebut, menilai bahwa Pilkadus sebagai momen untuk membawa perubahan secara menyeluruh dalam proses pembangunan didusun senggigi yang selama ini dinilai jauh dari harapan.
Padahal, kata Baden, bila dilihat dari letak geografisnya, dusun senggigi merupakan wilayah yang sangat asri dan sebagai daerah central/Icon wisata. Oleh karenanya potensi wisatanya bila digali dengan benar dapat meningkatkan sumber pendapatan dusun juga, terlebih lagi desa senggigi.
“Namun itu semua berpulang kepada siapa yang akan menjadi kepala dusun mendatang. Untuk itu dibutuhkan seorang pemimpin dusun yang fisioner yang mampu memanege keuangan,” ujar Baden, yang juga putra asli dusun senggigi ini kepada bratapos.com, Sabtu (28/56/2025).
Selain itu, lanjut Baden, Kadus senggigi ke depan harus berpengalaman dalam organisasi dan memiliki pengetahuan dan pergaulan yang luas. Sehingga dalam proses penggunaan management baik itu tentang keuangan dusun, dan lainnya itu dapat terserap dengan maksimal untuk kesejahteraan warga masyarakat dusun senggigi itu sendiri.
"Baden berpendapat, warga masyarakat saat ini harus lebih cerdas dan jeli dalam memilih kepala dusunnya (Kadus) yang rencananya akan digelar pada 30 juni mendatang. Menurut dia, jangan memilih Kadus lantaran karena satu organisasi. Sementera kemampuannya dalam mengelola setiap kebijakan dusun dari pemerintahan desa sendiri masih diragukan.
“Oleh karena itu, salah satunya latar belakang pendidikanlan juga harus menjadi pertimbangan. Sebab bila calon kepala dusun tidak mamahami sistem, baik pada pemerintahan desa itu sendiri, tidak menutup kemungkinan nantinya penyalahgunaan program program dari desa itu akan terabaikan, hingga berbuat korup. ini tentu sangat berbahaya,” tegas Baden.
Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun dari berbagai tokoh masyarakat, Agama dan pemuda di dusun senggigi, Desa senggigi Kecamatan batulayar, nama Ahmad Kurnaen dinilai sebagai calon Kepala Dusun (Kadus) potensial sekarang ini.
Selain tegas dan fisioner, ahmad kurnaen dinilai mampu menjadi perekat bagi semua komponen warga masyarakat setempat. Dengan latar pendidikan yang dimilikinya, menilai ahmad kurnaen dapat memberikan harapan baru dalam proses pembangunan dan kesejahteraan di dusun senggigi hususnya.
Salah satu warga masyarakat dusun senggigi yang tidak mau disebutkan namanya berpendapat, bahwa
“Informasi yang kami dapat, ahmad kurnaen memiliki jaringan yang lumayan kuat, baik dikalangan swasta bahkan di tingkat daerah sekalipun. Sehingga dalam proses percepatan pelayanan dan pembangunan diyakini dapat terwujud dengan baik,” katanya.
Ia juga berharap Kadus terpilih nanti dapat menggali potensi potensi yang ada didusun senggigi, terlebih dari program program dari desa, baik pada sektor ekonomi dan lainnya, yaitu di antaranya bisa menciptakan lapangan kerja yang lebih luas lagi, terutama untuk warga masyarakat setempat yang dapat menopang ekonomi masyarakat sekitar. Sehingga pemerataan pembangunan dan perekonomian dusun benar-benar terwujud dengan baik.... (Red)
Prev Article
Polres Purwakarta Lakukan Pengamanan Pawai Obor Menyambut 1 Muharam 1447 Hijriah Tahun 2025
Next Article
Banyuwangi Kembali Dipercaya Menjadi Tuan Rumah Dua Kejurnas Balap Sepeda