Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles

Kebijakan Privasi

Kami menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik di situs kami. Dengan melanjutkan menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookies kami. Baca, Privacy Policy, and Terms of Service.

Tiga Orang ASN Diperiksa Gakumdu Bawaslu Buru Sala Satunya Inisial HT

MALUKUIINamlea.bratapos.com-Tiga ASN inisial NA,NHK, dan HT, diperiksa Sentral Gakumdu Bawaslu Kabupaten Buru terkait dugaan keterlibatan politik praktis," Kamis (10/10/2024). 

Dari hasil pantaun Media Bratapos.Com terlihat ASN inisial HL datang mengunakan mobil berwarna hitam dengan nomor polisi DE.1586 D

BACA JUGA : Asjuni Iskandar, S.H Buka Babak Baru Pilkades Bengkaung 2026, Jadi Pendaftar Pertama di Hari Ketiga

lalu ASN RSUD Inisial NHK dan NA datang mengunakan motor. 

Pemeriksaan ke tiga orang ASN, dilakukan oleh Sentral Gakumdu secara tertutup pintu kantor Gakumdu di bagaian depan juga di tutup dan hanya pintu samping yang dibuka untuk pegawai Gakumdu dan yang diperiksa. 

Sebelumnya, tuju orang ASN suda di mintai keterangan oleh Gakumdu di antaranya, satu masyarakar inisial CN dan enam orang pegawai RSUD Namlea inisial, RH, NU, RK, HGH, J dan RD. 

Sampai berita ini di publikasi belum ada tanggapan dari pihak Gakumdu bawaslu buru terkait perkembangan para terperiksa.

Seperti di beritakan sebelumnya. Ahmad Belasa dan Ketua Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMI) Cabang Buru, M, Idrus Barges.SE melaporkan dugaan pelanggaran pemilu yang di lakukan oleh beberapa oknum Aparatur Negeri Sipil (ASN) Kabupaten Buru, Maluku.

Pelaporan dugaan pelanggaran pemilu oleh Ahmad Belasa dan M. Idrus Barges diterima oleh Bidang Penanganan Pelangaran dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu Kabupaten Buru, Fitra S. Lumaela di Kantor Bawaslu Buru jalan pelabuhan namlea,"Kamis (3/10/2024) sore. 

Jadi laporan ini terkait dengan money politik, dimana pada 1 Oktober 2024, diacara syukuran Bella Shofie di Desa Jikumerasa, yang mana para pegawai RSUD Namlea diundang, baik PNS maupun non PNS, singkat cerita, dalam acara tersebut ada sesi bagi-bagi uang," ungkap Ahmad.

Dari kehadiran pegawai RSUD Namlea nampak terlihat ada seorang ASN Inisial lD yang sedang bagi-bagi uang pecahan seratus ribuh rupia kepada teman-temannya di acara tersebut. 

Kemudian itu, disesi bagi" uang orang yang menerima uang juga sempat mengeluarkan kata ucapan,..? terima kasi pa dok dan mimi bela, "Pungkas Ahmad. 

"Jadi yang bagi-bagi uang itu merupakan seorang ASN berinisial ID, ID ini merupakan orang yang diduga melanggar ketentuan hukum pidana dan UU Pemilu," lanjutnya menambahkan.

Dirinya menjelaskan, kasus yang terjadi di Desa Jikumeras ini merupakan modus operandi dalam mengakses money politik secara legal. Jadi, ada upaya atau cara yang digunakan oleh ASN ini untuk terlibat secara praktis dengan para kandidat atau salah satu pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Buru.

Menurutnya, tindakan ASN ini adalah kesengajaan, karena hajatan tersebut merupakan acara syukuran Bella Shofie, setelah dilantik sebagai anggota DPRD Buru.

"Kok bisa acara syukuran ada pembagian uang, ucapkan terima kasih kepada calon wakil bupati dan Bella Shofie, serta yel-yel, kemudian disertakan dengan foto bersama sambil menunjukan jari telunjuk, yang mana itu merupakan simbol nomor urut 1," jelasnya.(AB).

Amir Nisi Amir Nisi Amir Nisi
Prev Article
Ketua DPC JAWARA BERSATU Kota Surabaya Serahkan Sk Dpac Krembangan & Dpac Bubutan
Next Article
Berantas Narkoba, Tim Kaisar Hitam Polres Bima Kota Bekuk Seorang Pengedar, Berikut 12 Poket Sabu-Sabu

Related to this topic:

Be the first to write a comment.