Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles

Kebijakan Privasi

Kami menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik di situs kami. Dengan melanjutkan menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookies kami. Baca, Privacy Policy, and Terms of Service.

Purwakarta Musnahkan 3.205 Berkas Arsip Dinamis, Menjaga Sejarah dan Membuka Ruang Baru

Purwakarta || bratapos.com - Dalam rangka peringatan Hari Kearsipan ke-54 dan Hari Perpustakaan ke-45, Pemerintah Kabupaten Purwakarta melakukan pemusnahan arsip dinamis yang telah melewati masa retensinya. Kegiatan ini dilaksanakan di Kantor Disarpus, Griya Asri Purwakarta, dan dihadiri oleh Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein, Kamis (22/05/2025).

Menurut Bupati Saepul, pemusnahan arsip ini bertujuan untuk mencegah penumpukan arsip yang tidak lagi diperlukan. "Kami ingin menjaga agar depo arsip tetap berfungsi optimal dan memastikan keamanan informasi," ujarnya.

BACA JUGA : Retak Rambut" di Jalan Rp7,9 Miliar — Kontraktor Tenang, Warga Resah, Dinas PU Diminta Turun Cek

Sebanyak 3.205 berkas arsip dinamis dari empat perangkat daerah dimusnahkan dalam kegiatan ini. Proses pemusnahan ini melibatkan para ahli arsiparis dan memastikan legalitas dan keabsahan pemusnahan arsip.

Ketua Asosiasi Arsiparis Jawa Barat, Febriadi, menambahkan bahwa proses pemusnahan arsip diatur secara ketat dalam Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2009 dan Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2012. "Kami ingatkan bahwa ancaman hukum yang cukup besar jika prosedur pemusnahan arsip tidak dijalankan dengan benar," ujarnya.

Dengan demikian, Purwakarta menunjukkan komitmennya dalam menjaga sejarah dan sekaligus membuka ruang untuk perkembangan arsip yang lebih baik di masa mendatang. (Ramaldi)

Amir Nisi Amir Nisi Amir Nisi
Prev Article
Pembacaan Berkas Tuntutan Kasus Skandal Video Mesum Yang Menjerat Mantan Karyawan PT Petrokimia Bersama Seorang Selebgram Wurung Digelar, Jaksa Belum Siap
Next Article
Lima Dadak Merak Reyog Ponorogo, Di Tampilkan Dalam Grebeg Selo Desa Kupuk Bungkal

Related to this topic:

Be the first to write a comment.