Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles

Kebijakan Privasi

Kami menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik di situs kami. Dengan melanjutkan menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookies kami. Baca, Privacy Policy, and Terms of Service.

PT KAI Daop 7 Madiun Pasang Speed Bump di 42 Perlintasan Sebidang Tak Terjaga, Untuk Tingkatkan Keselamatan

Kota Madiun || Bratapos.com - Dalam rangka meningkatkan keselamatan dan keamanan di perlintasan sebidang, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun (Daop 7 Madiun) melakukan pemasangan speed bump di 42 titik perlintasan sebidang yang tidak terjaga. Program ini mulai dilaksanakan pada Senin, 24 Maret 2025, dan ditargetkan selesai pada 30 Maret 2025.

Manager Humas Daop 7 Madiun, Rokhmad Makin Zainul, menyampaikan bahwa pemasangan speed bump ini mencakup wilayah dari Kabupaten Blitar hingga Kabupaten Magetan. Pelaksanaan program ini dilakukan oleh unit teknis PT KAI dengan koordinasi bersama unit-unit terkait, termasuk pemerintah daerah dan instansi berwenang. Langkah ini bertujuan untuk meningkatkan kewaspadaan pengguna jalan saat melintasi perlintasan sebidang yang tidak memiliki penjaga.

BACA JUGA : HUT ke-81 TNI, BPP PERADIN: TNI Kuat Bersama Rakyat, Indonesia Berdaulat

“Kami berharap pemasangan speed bump ini dapat mengurangi potensi kecelakaan di perlintasan sebidang, terutama yang tidak terjaga. Dengan adanya peralatan keselamatan ini, pengguna jalan diharapkan memperlambat laju kendaraan dan lebih berhati-hati saat melintas,” ujar Rokhmad, Selasa (25/3/2025).

Menurutnya, pemasangan speed bump tersebut merupakan bagian dari upaya PT KAI Daop 7 Madiun dalam meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api serta pengguna jalan raya. 
Selain pemasangan speed bump, PT KAI juga terus mengimbau masyarakat agar selalu mematuhi rambu-rambu lalu lintas, memperhatikan sinyal perlintasan, serta memastikan kondisi aman sebelum melintas di perlintasan sebidang.

Lebih lanjut, ia juga menjelaskan bahwa sebagai bentuk dukungan terhadap keselamatan, Daop 7 Madiun secara rutin melakukan sosialisasi kepada masyarakat mengenai pentingnya berhati-hati saat melintasi jalur kereta api. Rokhmad menegaskan bahwa keselamatan transportasi bukan hanya tanggung jawab PT KAI, tetapi juga memerlukan kesadaran dan kepatuhan dari seluruh pengguna jalan.

“Daop 7 Madiun akan terus berupaya meningkatkan keselamatan dan kenyamanan perjalanan kereta api serta pengguna jalan raya melalui berbagai langkah strategis, termasuk peningkatan infrastruktur dan edukasi keselamatan,” pungkasnya.

Dengan adanya program ini, diharapkan tingkat kecelakaan di perlintasan sebidang dapat diminimalisir, sehingga tercipta perjalanan yang lebih aman bagi semua pihak. [jhon mongaz]

Amir Nisi Amir Nisi Amir Nisi
Prev Article
Untuk Pastikan Kesiapan Arus Mudik Lebaran, Kapolda Jatim Tinjau Pos Pengamanan Dumpil Madiun
Next Article
Kursi Kosong di Rapat Paripurna DPRD Kota Madiun, Hanya 10 Anggota Hadir Saat Penyampaian LKPJ Wali Kota

Related to this topic:

Be the first to write a comment.